PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Menjadi debutan pada kategori monolog ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Murid Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) tahun 2025, Murid Meilinda Putri, murid SMA Negeri 1 Sausu langsung mencuri perhatian.
Menampilkan naskah “Layar Sentuh Pelangi”, Siska berhasil melejit dengan meraih juara ketiga pada kategori yang diikuti perwakilan dari 12 sekolah.
Pada tahun 2026, Siska kembali menunjukkan potensinya, dengan berhasil meraih juara kedua pada ajang yang sama. Kali ini, ia menampilkan naskah “Kuas di Ujung nafas”.
Rentetan prestasi tersebut membuat dirinya disematkan julukan “Ratu Monolog SMAN 1 Sausu” oleh Plt. Kepala SMAN 1 Sausu, Ayub Paschima. Hal itu karena prestasi yang diraihnya dinilai mampu mengangkat derajat sekolah yang tergolong baru dalam menggarap monolog.
“Alhamdulillah, prestasi saya hari ini, berkat anugerah dari Allah SWT, dukungan orang tua, yang terpenting juga, karena adanya dorongan dari sekolah,” ujar Siska kepada Mercusuar, Kamis (7/5/2026).
Ia membeberkan, mulanya berani tampil dengan ikut lomba membaca pusi, namun selalu gagal menjadi juara. Sehingga dalam beberapa momen, dia tidak lagi bersemangat untuk tampil.
Hingga pada tahun 2025, ketika ajang FLS3N pertama kali diikuti oleh sekolahnya, Siska dipanggil untuk latihan monolog, mewakili sekolah di tingkat kabupaten.
“Gugup, sudah pasti. Apalagi, saya sama sekali tidak paham apa itu monolog, dan harus mewakili sekolah,” kenangnya.
Namun berkat kesabaran pelatihnya, Bayu Suryanto, Siska pelan-pelan mengenal monolog, dan kemudian menggelutinya lebih dalam sehingga berhasil meraih juara.
Bayu Suryanto, pelatih sekaligus penulis naskah mengatakan, mulanya dia berupaya menggali potensi yang dimiliki anak didiknya itu dari sisi vokal dan ekspresi, meskipun pada tahun 2025 awal mula dia mengikuti FLS3N masih banyak yang belum maksimal, namun meraih juara tiga.
“Dan di momen FLS3N tahun 2026, berbekal evaluasi di tahun 2025, saya mengasah kemampuannya. Alhamdulillah, berkat dukungan dari sekolah, dia bisa naik level,” tandas Bayu, yang juga Pembina OSIS SMAN 1 Sausu. MBH






