BANGGAI, MERCUSUAR – Bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI di tahun 2026 untuk Kabupaten Banggai terus mengalir. Tak hanya bidang tanaman pangan, Kementan turut mengucurkan bantuan di bidang perkebunan berupa program pengembangan kelapa dalam. Bantuan tersebut berupa bibit kelapa varietas unggul, dengan estimasi sebaran seluas 5.000 hektare.
Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Banggai, Dewi Wahyuni Mang kepada Mercusuar di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026), mengatakan bantuan program pengembangan dan perluasan areal kelapa dalam diperuntukkan kepada 227 kelompok tani.
Bantuan bibit kelapa oleh Kementan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama menyasar 109 Kelompok Tani perkebunan dengan estimasi luas areal 2.500 hektare, terdapat di delapan kecamatan, yakni Luwuk Utara, Luwuk Timur, Masama, Lamala, Mantoh Balantak, Balantak Selatan dan Balantak Utara, serta Bualemo.
Sementara untuk tahap dua menyasar sebanyak 118 kelompok yang tersebar Kecamatan Bunta, Simpang Raya, Nuhon, Moilong, Nambo, Pagimana, Batui, Batui Selatan, Kintom, Lobu dan Mantoh.
“Estimasi sebaran per hektare itu capai 110 pohon. Namun jumlah itu juga tergantung dengan kondisi lahan apakah di kemiringan atau datar,” terang Dewi Wahyuni.
Bantuan bibit kelapa varietas unggul tersebut, jelas Dewi Wahyuni, bersifat bantuan langsung, Dinas TPHP Banggai hanya memverifikasi dan validasi calon lahan calon petani (CPCL) lahan milik petani.
“Bibit diadakan langsung dari Kementerian Pertanian, kita cuma menyiapkan lahan dan petani,” ungkap Dewi. TOP






