Peringati Maulid Nabi, Keluarga Besar Al-Azhar Mandiri Ramaikan Masjid Raya

Bey Arifin (kiri) menyampaikan tausyiah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, di Masjid Raya Baitul Khairaat Palu, Selasa (25/8/2026). FOTO: IMAM EL ABRAR/MS

PALU, MERCUSUAR – Ribuan keluarga besar Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, memenuhi Masjid Raya Baitul Khairaat, Palu, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan yang pertama diikuti bersama oleh segenap unsur lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu dari jenjang SD, SMP, SMA, dan MA Boarding School. Mulai dari para pengurus yayasan, guru, asatiz, murid, serta para orang tua murid.

“Ini pertama kali kami mengumpulkan seluruh peserta didik bersama orang tua, sebelumnya dilaksanakan di tiap jenjang. Insyaallah, ini akan menjadi momentum tahunan berkumpul setiap memperingati Maulid Nabi,” kata Direktur Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, H. Abd. Basit Arsyad.

Basit menegaskan, peringatan Maulid tahun ini merupakan momentum yang penting dan luar biasa bagi Al-Azhar Mandiri Palu. Selain menjadi ajang berkumpulnya seluruh unsur dalam yayasan, juga menjadi momen pembinaan keagamaan dan akhlak, khususnya kepada para generasi muda.

Ia menyebut, slogan “Cerdas, Berakhlak dan Tangguh” yang menjadi identitas Al-Azhar Mandiri Palu sejalan dengan nilai-nilai ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

“Karena Nabi diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak manusia,” imbuhnya.

Basit menuturkan, Al-Azhar Mandiri memiliki prinsip menyeimbangkan antara kecerdasan anak dengan akhlak yang baik. Tujuannya agar dapat menghasilkan generasi yang bukan sekadar pintar atau cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

“Tidak sekadar pintar atau cerdas, tetapi anak-anak harus berakhlak, karakternya harus baik. Karena saat ini banyak walaupun dia cerdas tetapi akhlaknya tidak bagus, maka dia gagal. Ada juga yang disebut generasi pantang menyerah dan tidak mampu menyesuaikan diri, itu adalah akibat dari pendidikan karakter yang tidak baik,” ujarnya.

“Prinsipnya ‘not only teaching, but we educate.’ Di Al-Azhar Mandiri, kami tidak hanya mengajar tetapi juga mendidik,” tandas Basit.

Peringatan Maulid tersebut menghadirkan Ustaz Bey Arifin sebagai penceramah. Dalam ceramahnya, Bey Arifin mengingatkan generasi muda tentang pentingnya akhlak dan menjaga perilaku yang baik. Salah satunya, dengan menjadikan orang-orang saleh sebagai idola atau contoh dalam berperilaku.

Ia juga mengajak orang tua untuk menjadi contoh bagi anak-anaknya di lingkungan rumah, seperti rajin beribadah serta menunjukkan perilaku yang baik di tengah-tengah masyarakat.

Perwakilan Komite Besar Al-Azhar Mandiri Palu yang juga Kepala Dinas CIKASDA Provinsi Sulteng, Andi Ruly Djanggola (kanan) menyerahkan sumbangan buku kepada Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu. (FOTO: IMAM/MS)

Sementara mewakili Komite Besar Al-Azhar Mandiri Palu, Andi Ruly Djanggola mengapresiasi Yayasan yang menurutnya telah berkomitmen penuh dalam memberikan pembinaan kepada para peserta didik.

“Terima kasih atas usaha dari Al-Azhar Mandiri Palu, yang sudah memberikan pembinaan dan pendidikan kepada putra-putri kami. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah,” pungkas Andi Ruly yang juga Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulteng. IEA

Pos terkait