Rektor Dorong Mahasiswa Kejar Magang dan Beasiswa Luar Negeri

Sosialisasi Magang dan Beasiswa Luar Negeri di Auditorium Untad, Senin (24/8/2026).

TONDO, MERCUSUAR — Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mendorong mahasiswa dan sivitas akademika memanfaatkan peluang magang serta beasiswa luar negeri sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing Untad di tingkat global.

Hal itu disampaikan saat membuka Sosialisasi Magang dan Beasiswa Luar Negeri di Auditorium Untad, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.500 mahasiswa dan menghadirkan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Untad, Dr. Sc. Agr. Ir. Aiyen Tjoa, M.Sc., Pitrah Nur Alamsyah Patricia dari PT Mahadewa Teknologi Komputindo, serta perwakilan AIESEC Indonesia, Salwa S. Batubara secara daring.

Prof. Amar mengatakan status akreditasi Unggul yang diraih Untad sejak 2024 serta posisi Untad dalam pemeringkatan nasional harus diikuti perubahan pola pikir sivitas akademika. Persaingan lulusan, menurutnya, kini tidak lagi terbatas pada tingkat lokal dan nasional, tetapi telah memasuki arena global.

“Kita harus mengubah mindset. Persaingan dunia kerja saat ini tidak lagi terbatas pada level lokal atau nasional, tetapi sudah menjadi persaingan global,” ujarnya.

Ia juga mendorong dosen muda yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan untuk mengambil peluang studi di luar negeri. Untad, kata dia, telah membangun sejumlah kerja sama internasional, termasuk dengan British Council untuk mendukung peningkatan kemampuan bahasa Inggris melalui pelatihan TOEFL dan IELTS, serta bahasa Mandarin.

Untuk mahasiswa, Prof. Amar mencontohkan program magang internasional di Jepang yang telah memasuki tahun ketiga. Peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga uang saku dan sertifikat kerja internasional.
“Jangan pernah takut bermimpi ke luar negeri. Pengalaman belajar dan bekerja di luar negeri adalah investasi penting untuk membangun karakter dan kompetensi,” katanya.

Ia meminta mahasiswa mulai mempersiapkan diri dengan membangun CV, motivation letter, kemampuan bahasa asing, dan soft skills agar lebih siap bersaing memperoleh kesempatan pendidikan maupun pengalaman kerja internasional.
“Manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya,” tegasnya. */JEF

Pos terkait