GSI Sulteng Tahun Ini Gunakan Mekanisme Berbeda

Muhammad Warsita, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi melakukan sepakan bola pertama tanda dimulainya GSI Seri Provinsi Sulteng 2026. FOTO : ISSRIN ASSEGAF/MS

MERCUSUAR, PALU – Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SMP Seri Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini menerapkan mekanisme berbeda dalam proses penjaringan pemain menuju tingkat nasional.

Hal itu disampaikan Muhammad Warsita, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, saat memberikan sambutan pada pembukaan GSI Jenjang SMP Seri Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Gawalise Tipo, Palu, Senin (24/8/2026).

“Dengan segala keterbatasan yang ada, delapan kabupaten yang hadir pada GSI tahun ini kami berikan apresiasi yang luar biasa. Tepuk tangan buat adik-adik kita peserta. Insyaallah mereka akan menunjukkan prestasi terbaik,” ujar Warsita.

Menurut Warsita, mekanisme penjaringan pemain tahun ini berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika tahun lalu proses penjaringan dilakukan melalui video individu, tahun ini pemain dari tim yang lolos semifinal akan dipantau melalui video pertandingan.

“Siapapun nanti yang masuk semifinal, itulah yang akan dibuatkan video link YouTube-nya oleh masing-masing kabupaten yang lolos semifinal. Selanjutnya akan kami kirim ke pusat,” jelasnya.

Ia mengatakan , dari proses tersebut nantinya akan dipilih 20 pemain untuk mengikuti tahapan menuju tingkat nasional. Penilaian dan pemantauan selanjutnya dilakukan oleh tim pusat.

Warsita menegaskan, video pertandingan menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut. Karena itu, ia meminta kabupaten/kota yang lolos semifinal untuk mempersiapkan dokumentasi pertandingan dengan baik.

“Bukan provinsi yang menilai video itu. Yang menilai video itu adalah tim pusat. Jadi kalau bermain di sini bagus, kalau videonya tidak bagus, juga tidak memungkinkan untuk diloloskan,” tegasnya.

Warsita berharap seluruh peserta dapat memberikan kemampuan terbaik selama kompetisi. Menurutnya, GSI bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan penjaringan talenta sepak bola pelajar Sulawesi Tengah menuju tingkat nasional.

Ia menambahkan, pelaksanaan GSI dilakukan secara berjenjang dan berbasis sistem, mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten hingga nasional. CLG

Pos terkait