26 Tahun STIAP Palu, Nasir : Kalau Tidak Ada IKA, Saya Tak Bisa Pastikan Kampus Ini Masih Ada

Nasir Mangngasing

PALU, MERCUSUAR – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STIA Pembangunan Palu mengingatkan civitas akademika dan alumni akan pentingnya mengingat sejarah kampus. Hal ini disampaikan Ketua IKA STIA Pembangunan Palu, Musa, dalam rangka peringatan Dies Natalis STIA Pembangunan Palu ke-26.

Musa menegaskan bahwa sejarah merupakan pelajaran berharga untuk memahami kondisi saat ini dan merencanakan masa depan. Ia menyoroti peran alumni dalam menjaga kelangsungan kampus, terutama saat menghadapi konflik beberapa tahun lalu.

“Semua harus mengambil peran dalam membangun kampus, bukan hanya para mahasiswa tapi juga seluruh alumni, termasuk organisasi IKA yang menjadi kekuatan bagi perguruan tinggi,” kata Musa.

Musa juga mengapresiasi peran mitra kampus seperti Rusdy Mastura, Longkuy Djanggola, dan Alm. Prof. Aminuddin Panulele yang mendukung perjuangan IKA STIA Pembangunan Palu. Peran media juga sangat besar dalam mengawal gerakan IKA dan mahasiswa saat polemik dualisme kepemimpinan STIA Pembangunan Palu terjadi.

“Saya sangat terima kasih kepada sejumlah pimpinan media cetak kala itu mengawal perjuangan IKA akibat polemik dualisme kepemimpinan STIA Palu di antaranya kepada Bapak Darlis Muhammad Pemred MAL, Radar Sulteng Bapak Kamil Badrun, Harian Nuansa Pos Bapak Bayu Alexander Montang, Harian Metro Sulawesi Bapak Hi Ahmad All, Harian Mercusuar Bapak H. Tri Putra Toana, Ibu Anita selaku Pimpinan di Harian Palu Ekpress dan Sahlan Lamporo selaku pimpinan di Media Info Baru,” tambah Musa.

Sementara itu, Ketua STIA Pembangunan Palu, Nasir Mangngasing, menjelaskan sejarah kampus. STIA Pembangunan Palu sebelumnya bernama Akademi Pembangunan Masyarakat Desa pada tahun 1985, kemudian berubah menjadi Akademi Administrasi Pembangunan, dan resmi menjadi STIA Pembangunan pada 22 Agustus 2000. Tanggal inilah yang menjadi dasar peringatan Dies Natalis STIA Pembangunan Palu.

“Saya sebenarnya mau mengeluarkan air mata apa yang disampaikan Ketua IKA, bahwa seandainya tidak ada IKA pada masa itu, saya tidak bisa pastikan apakah perguruan tinggi ini masih ada atau tidak. Terima kasih IKA pada masa gelombang tsunami itu,” kata Nasir dalam sambutannya di acara syukuran Dies Natalis STIA Pembangunan Palu pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Peringatan Dies Natalis STIA Pembangunan Palu ke-26 akan dirayakan dengan serangkaian kegiatan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut meliputi jalan santai, bakti sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan sunatan massal.

Peringatan Dies Natalis STIA Pembangunan Palu ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan civitas akademika, alumni, mahasiswa, dan mitra, serta memperkuat komitmen memajukan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing.TIN

Pos terkait