KPwBI Sulteng Edukasi CBP Rupiah dan Pemberdayaan UMKM

KPwB Sulawesi Tengah terus memasifkan literasi keuangan kepada masyarakat melalui kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.FOTO : HAIRUDIN/MS

AMPANA, MERCUSUAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tengah terus memasifkan literasi keuangan kepada masyarakat melalui kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Sosialisasi komprehensif ini difokuskan untuk mendongkrak pemahaman publik mengenai ciri keaslian fisik, teknik perawatan, hingga prosedur resmi penukaran uang rusak.

Materi penting tersebut dipaparkan langsung oleh Pelaksana Senior KPwBI Sulawesi Tengah, Khairul Rozeki, di hadapan puluhan jurnalis dalam rangkaian kegiatan Capacity Building Media Mitra yang dihelat di Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (3/8/2026).

Khairul menegaskan bahwa penguatan sinergi kampanye CBP Rupiah memegang peranan krusial sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus benteng pertahanan dalam memitigasi peredaran uang palsu di tengah masyarakat.

Sementara itu, Analis Junior KPwBI Sulawesi Tengah, Bintang Samudera,

membeberkan berbagai tantangan krusial sekaligus solusi strategis dalam memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah. 

tersebut. Guna mengatasi kendala pembiayaan UMKM, Bank Indonesia mengoptimalkan instrumen Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM). Kebijakan ini berfungsi sebagai indikator ukur besaran porsi kredit yang wajib disalurkan oleh perbankan khusus untuk sektor UMKM. HAI/*

Pos terkait