PALU, MERCUSUAR – Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) Provinsi Sulawesi Tengah resmi terbentuk melalui Pertemuan Daerah (Perda) I yang digelar di Kota Palu, Kamis (23/04/2026).
Pertemuan tersebut membahas agenda kelembagaan organisasi, meliputi pemilihan Ketua Pengurus Daerah, pembentukan Dewan Daerah, serta penyusunan rekomendasi dan program kerja berdasarkan kondisi aktual masyarakat adat di Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai komunitas masyarakat adat, baik secara luring maupun daring. Sejumlah pengurus nasional turut hadir secara virtual, di antaranya Ketua Umum AJMAN Apriadi Gunawan dan Koordinator Region Sulawesi AJMAN Imanuel Kaloh.
Melalui mekanisme musyawarah mufakat, Arman Seli terpilih sebagai Ketua Pengurus Daerah AJMAN Sulteng. Sementara itu, Supardi dipercaya sebagai Ketua Dewan Daerah, didampingi Aris Munandar dan Megi sebagai anggota.
Dalam sambutannya, Arman Seli menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa organisasi harus dibangun secara kolektif.
“Secara formal saya Ketua Pengurus Daerah dan Supardi Ketua Dewan Daerah, tetapi organisasi ini harus kita jalankan bersama,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pengurus dapat berkolaborasi dalam menjalankan program kerja yang telah disepakati.
Arman juga menjelaskan bahwa pembentukan AJMAN Sulteng merupakan tindak lanjut dari konsolidasi jurnalis masyarakat adat yang berlangsung di Balikpapan pada April 2025, yang menghasilkan tim penyusun statuta dan program kerja organisasi.
Selanjutnya, AJMAN dideklarasikan secara nasional pada 9 Agustus 2025, bertepatan dengan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia, dalam pertemuan di Desa Guradog, Kabupaten Lebak, Banten.
“Pertemuan daerah ini menjadi bagian dari proses konsolidasi tersebut,” kata Arman.
Koordinator Region Sulawesi AJMAN, Imanuel Kaloh, mengapresiasi antusiasme peserta dan menilai pembentukan AJMAN Sulteng berlangsung cepat berkat peran aktif komunitas masyarakat adat.
Ia juga menyebut pelaksanaan kegiatan difasilitasi oleh AMAN Sulteng melalui koordinasi Arman Seli.
“Proses pemilihan telah sesuai AD/ART, melalui musyawarah mufakat dengan beberapa kandidat sebelum ditetapkan satu nama,” ujar Imanuel.
Sementara itu, Ketua Umum AJMAN Apriadi Gunawan menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah merupakan Pengurus Daerah ke-15 AJMAN secara nasional dan yang ketiga di Region Sulawesi.
Ia berharap para peserta dapat terlibat aktif dalam kepengurusan serta mendapatkan pendampingan berkelanjutan.
Apriadi menambahkan, Ketua Pengurus Daerah dan Ketua Dewan Daerah AJMAN Sulteng akan menjadi delegasi dalam Rapat Kerja Nasional AJMAN mendatang.
Di sisi lain, Biro OKK AMAN Sulteng, Awal, menilai pembentukan AJMAN Sulteng sebagai langkah strategis dalam memperkuat publikasi isu masyarakat adat di daerah.
“AJMAN memiliki peran penting dalam mengangkat isu-isu masyarakat adat, sehingga kami merespons cepat pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, AMAN Sulteng turut memfasilitasi kegiatan tersebut, baik dari sisi tempat maupun dukungan teknis.
“Kami berharap organisasi ini dapat berkembang dan berproses dengan baik ke depan,” pungkasnya. */JEF






