Danau Sibili Mengering Akibat Kemarau

Warga menjala ikan di Danau Sibili yang menyusut akibat kemarau, Jumat (18/9/2026). FOTO: MUHAMMAD RIFKI/MS

PANTOLOAN, MERCUSUAR — Dampak musim kemarau dalam dua bulan terakhir menyebabkan elevasi air di Danau Sibili, Kelurahan Pantoloan, Palu menyusut drastis hingga mengering, Jumat (18/9/2026). Kondisi ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk menjala ikan di area danau yang mulai surut.

Danau Sibili selama ini dikenal masyarakat sebagai salah satu destinasi wisata lokal, tempat bersantai, hingga lokasi favorit warga untuk memancing. Selain menjadi tempat rekreasi, danau ini juga sebagai sumber pengairan alternatif bagi area perkebunan warga di sekitarnya.

Salah seorang warga setempat, Ibnu, mengatakan surutnya air danau sudah terjadi secara bertahap sejak dua bulan lalu. Fenomena mengeringnya danau ini justru menarik perhatian warga sekitar untuk turun langsung mengumpulkan ikan yang terjebak di genangan air dangkal.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi kering masih melanda Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga akhir 2026.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu, Fathan Labanu, mengatakan bahwa perkiraan itu mengacu pada hasil pemantauan atmosfer dan perkembangan iklim. Ia menyebut, kondisi musim kemarau masih berlanjut hingga akhir tahun 2026. IKI

Pos terkait