PBAK Diminta Jadi Penyambutan yang Menyenangkan

Rapat perdana Panitia PBAK UIN Datokarama, Selasa (11/8/2026). FOTO: DOK HUMAS UIN DK

LERE, MERCUSUAR – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama, Prof. Lukman Thahir, meminta pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027 menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi mahasiswa baru. Hal itu disampaikan Lukman saat memimpin rapat perdana Panitia PBAK UIN Datokarama, Selasa (11/8/2026).

“PBAK harus menjadi kesan pertama yang menyenangkan dan membahagiakan mahasiswa baru, tanpa ada kesan buruk,” ujar Lukman.

UIN Datokarama akan menggelar Pra-PBAK pada 21 Agustus, dilanjutkan PBAK pada 22–24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan diikuti 1.500 mahasiswa baru serta 21 mahasiswa internasional dari 12 negara.

Lukman mengatakan mahasiswa internasional tersebut akan diperkenalkan kepada seluruh mahasiswa baru sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kampus yang terbuka dan inklusif.

Menurutnya, PBAK merupakan pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal iklim akademik dan nilai-nilai keislaman di UIN Datokarama. Karena itu, pelaksanaannya harus mengedepankan edukasi, empati, dan kegembiraan.

“Mahasiswa baru memasuki dunia perguruan tinggi dengan harapan dan cita-cita besar. Tugas kita adalah menyambut mereka dengan hangat, bukan menakut-nakuti,” tegasnya.

Ia menekankan tidak boleh ada perundungan (bullying) maupun kekerasan dalam bentuk apa pun selama pelaksanaan PBAK.

Meski demikian, panitia diminta tetap menyiapkan layanan kesehatan bagi peserta untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman.

UIN Datokarama menargetkan konsep PBAK yang ramah dan menyenangkan dapat membantu mahasiswa baru beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan perguruan tinggi. PBAK juga diarahkan menjadi momentum penyambutan mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UIN Datokarama yang diproyeksikan menjadi pusat keunggulan di kawasan Asia. */JEF

Pos terkait