Pelari Master Jadi Inspirasi

  • Whatsapp

Usia boleh tua, semangat tetap muda. Trimedia Gruop sengaja mendatangkan Yuli Rianatasia  pelari berusia 58 tahun untuk mengikuti ajang Central Celebes Marthon di Palu, Sulawesi Tengah. Semangat larinya, bisa menjadi Inspirasi kawula muda. Bahwa, usia tidak mengahalangi kita untuk tetap berolahraga.

Usianya lebih setengah abad ini, membuatkan masuk dalam daftar pelari master atau senior. Pada Central Celebes Maratho, ia ikut lari 42 Km. Ia berhasil menaklukkan panasnya cuaca  Palu dan finish sekira enam jam setelah berlari digaris start.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Tim ISO Lakukan Surveillance Audit ISO UPT Perpustakaan, FMIPA dan LPPM Untad

Keberhasilannya mencapai finish mendapat apresiasi dari penyelenggara kegiatan. Ia pun diberi penghargaan sebagai pelari tertua yang berhasil finish.

Sejauh ini, pensiunan Bank Indonesia (BI) ini sudah mengoleksi medali finishers sebanyak 300 medali. Tahun 2017, ia 13 kali naik podium dan Best Costume sebanyak lima kali di tahun 2018. Hingga Maret tahun ini, ia sudah  empat kali naik podium dan Best Costume dua kali.

Pelari asal Jakarta ini, merupakan pelari non atlet. Melainkan, pelari yang sekadar hobi. Ia mulia berkompetisi sejak 2013 silam. “Justru saya setelah pensiun bisa berprestasi dengan terus latihan sehari minimal 15 km,”kata Yuli.

“Kebanyakan teman-teman  sudah pensiun nggak ada kegiatan apa-apa, saya justru senang he..he,”tambahnya.

Pilihan Redaksi :  Desember, Bantuan UMKM Bakal Disalurkan

Sepanjang kari lalrinya, Yuli mengikuti kategori Full Marathon sebanyak 18 kali dan  Half Marathon sebanyak 25 kali. Ia pernah mengikuti Ultra Marathon  sejauh 50  Km dan 55 Km dan berhasil naik podium. IKI

Baca Juga