Iduladha 1447 H, Untad Sembelih 85 Sapi dan 5 Kambing

PALU, MERCUSUAR – Universitas Tadulako (Untad) akan menyembelih sebanyak 85 ekor sapi dan 5 ekor kambing pada pelaksanaan kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi pimpinan universitas, fakultas, sivitas akademika, alumni, perbankan, hingga masyarakat sekitar kampus.

Data tersebut disampaikan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Untad, Muhammad Ihsan Akib, S.Tr.Kes(ft)., M.Biomed dalam sambutan sekaligus laporan pada acara halalbihalal Iduladha yang digelar di Auditorium Untad usai pelaksanaan Salat Id berjamaah di halaman auditorium, Rabu (27/5/2026).

Adapun rincian hewan kurban tersebut meliputi Bank BTN sebanyak 2 ekor sapi, Bank BSI 2 ekor sapi, Bank BNI 1 ekor sapi, Bank Mega Syariah 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing, Fakultas Hukum 4 ekor sapi, Fakultas Kedokteran 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing, FISIP 5 ekor sapi, FKIP 12 ekor sapi, Fakultas Pertanian 2 ekor sapi, Fakultas MIPA 5 ekor sapi, Fakultas Peternakan dan Perikanan 5 ekor sapi serta 3 ekor kambing, Fakultas Kehutanan 2 ekor sapi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 6 ekor sapi, Fakultas Teknik 9 ekor sapi, Fakultas Kesehatan Masyarakat 2 ekor sapi, serta Kepegawaian Universitas sebanyak 4 ekor sapi.

Selain itu, masjid-masjid di kawasan Perdos Untad juga turut melaksanakan penyembelihan hewan kurban, yakni Masjid Baitul Rahman sebanyak 2 ekor sapi, Masjid Baitul Makmur 11 ekor sapi, Masjid Babul Ulum 5 ekor sapi, dan Masjid Darul Hikmah sebanyak 2 ekor sapi.

Menurut Ihsan, daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, tenaga kebersihan, petugas keamanan, mahasiswa, serta warga sekitar kampus sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

Sementara itu, Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T. dalam sambutannya mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana memperkuat integritas, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi di lingkungan kampus.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual, moral, dan integritas.

“Kampus harus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, empati, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Prof. Amar juga menekankan pentingnya budaya gotong royong, teamwork, kolaborasi, serta toleransi di lingkungan kampus sebagai modal menghadapi tantangan global dan perkembangan teknologi.

Ia turut mengingatkan panitia dan seluruh peserta kurban untuk menjaga kebersihan lingkungan pasca penyembelihan hewan kurban agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Kegiatan halalbihalal tersebut dihadiri unsur pimpinan universitas, guru besar, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, Dharma Wanita, serta tamu undangan. Hadir pula sejumlah tokoh akademik, di antaranya Prof. Abrar dari Universitas Hasanuddin serta mantan Rektor Untad, Prof. Mahfudz. JEF

Pos terkait