PALU, MERCUSUAR – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Area Palu turut berbagi kebahagiaan dan keberkahan dengan menyembelih sebanyak 49 hewan kurban. Terdiri dari 42 sapi dan 7 kambing.
Proses penyembelihan berlangsung di BSI Kantor Area Palu di Jalan Gajah Mada, Kota Palu. Semua karyawan dan karyawati, bersama jajaran manajemen saling membantu untuk membagikan daging kurban ke warga.
“Kurang lebih berjumlah 2.820 kupon kurban totalnya yang telah dibagikan kepada masyarakat, khususnya warga di sekitar kantor,” ujar Area Manager BSI Palu, Herlian Agung Fahmi, Rabu (27/5/2026).
Diungkapkan, satu sisi program berkurban merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan layanan perbankan kepada nasabah. Selain lini bisnis, BSI juga membuktikan kinerja melalui kegiatan sosial di masyarakat.
“Ini sudah menjadi program tahunan dari kantor pusat yang dikucurkan ke setiap kantor area. Sehingga harapan kami semoga kurban tahun ini bisa membantu masyarakat, khususnya yang membutuhkan,” ungkapya.
Selain itu, ia mengaku pihaknya juga telah membuka program tabungan kurban. Lanjut dia, sehingga bagi karyawan maupun masyarakat yang belum berkurban dapat menabung setiap bulan di BSI.
“Tabungan qurban ini bisa dibuka oleh semua nasabah, termasuk pegawai BSI. Tabungan ini dapat di setor sendiri maupun bisa juga melalui auto debit ke rekening induk BSI,” jelasnya.
“Kami berharap agar BSI tumbuh secara perbankan syariah bersama masyarakat. Di mana kemitraan bisa terus terjaga dan semakin luas jangkauan BSI. Berdasarkan data tahun lalu 35 hewan kurban, dan tahun meningkat,” ujarnya menambahkan.
Hal yang sama juga dijelaskan Manager Mikro dan Pawning BSI Area Palu, Inhar Ramli. Menurutnya, Idul Adha ialah momen berbagi keberkahan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan skema penyaluran menggunakan kupon.
“Kantor Area Palu membawahi tiga provinsi, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara. Daging kurban ini kita salurkan ke warga sekitar dan di peruntukan ke beberapa Panti asuhan di Kota Palu,” kata Inhar Ramli. HAI







