TANAMODINDI, MERCUSUAR – Pemerintah Kota Palu mengikuti sosialisasi INA-Gov Layanan Aparatur Negara yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang berlangsung secara daring dan tatap muka ini dipusatkan di Auditorium Kantor Wali Kota Palu.
Wali Kota Palu diwakili Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti, S.Sos., M.M. Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Sistem Merit dan Evaluasi Manajemen ASN KemenPANRB, Dr. Ir. Katmoko Ari Sambodo, M.Eng., Kepala BKPSDMD Kota Palu, Dr. Drs. John Yus Madoli, M.Si., serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan perwakilan pejabat serta staf di lingkungan Pemkot Palu.
Dalam sambutannya, Irmayanti menyampaikan apresiasi kepada KemenPANRB yang telah memilih Kota Palu sebagai lokasi sosialisasi. Ia menekankan pentingnya transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan kepegawaian bagi aparatur sipil negara (ASN).
“Transformasi digital adalah keharusan. Melalui INA-Gov, kita ingin memastikan layanan bagi ASN di Kota Palu menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan. Saya minta semua OPD mengikuti dengan serius agar implementasinya berjalan maksimal,” ujar Irmayanti.
Ia berharap penerapan INA-Gov dapat mendorong pengelolaan manajemen ASN yang lebih terintegrasi, berbasis merit, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Katmoko Ari Sambodo menjelaskan bahwa INA-Gov merupakan bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dirancang untuk mengintegrasikan layanan aparatur negara dalam satu platform.
“INA-Gov mengintegrasikan seluruh layanan kepegawaian dalam satu platform. Mulai dari perencanaan, pengembangan karier, hingga evaluasi kinerja. Tujuannya satu, birokrasi yang lincah dan ASN yang profesional,” jelasnya.
Katmoko berharap Pemkot Palu dapat menjadi contoh penerapan INA-Gov di Sulawesi Tengah dan segera mengadopsi sistem tersebut secara menyeluruh. */JEF






