BESUSU TENGAH, MERCUSUAR — SMKN 2 Palu memberikan klarifikasi terkait video aksi pelemparan dan pemukulan yang beredar di media sosial. Pihak sekolah menyatakan insiden tersebut terjadi di lingkungan sekolah dan kini ditangani kepolisian.
Plt Kepala SMKN 2 Palu, Hernida Hi. Kone, mengatakan kejadian berlangsung Kamis sekitar pukul 13.00 WITA saat pergantian jam atau shift kedua. Sejumlah orang yang belum diketahui identitasnya dan mengenakan jaket serta masker mendatangi lingkungan sekolah lalu melempar benda yang diduga petasan ke dalam area sekolah.
“Lemparan tersebut mengenai salah seorang siswa yang sedang berada di sekitar area TEFA (Teaching Factory). Tak berhenti di situ, oknum bersangkutan juga melakukan pemukulan fisik terhadap siswa sekolah tersebut,” ujar Hernida, Senin (24/8/2026).
Warga sekitar bersama pihak sekolah kemudian berupaya mengamankan situasi dan menahan satu sepeda motor yang diduga milik pelaku.
Untuk mencegah terjadinya gesekan lanjutan, pihak sekolah segera berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan aparat keamanan. Lurah, Babinsa, serta jajaran kepolisian dari tingkat Polsek hingga Polres Palu kemudian dilibatkan dalam penanganan kejadian.
Hernida mengatakan, berdasarkan pendalaman sementara, insiden tersebut diduga dipicu kesalahpahaman antarpelajar setelah kegiatan penganugerahan penghargaan bagi kelompok suporter terbaik pada malam sebelumnya. Sebagian besar siswa yang menerima penghargaan tersebut disebut berasal dari SMKN 2 Palu.
Pihak sekolah menyerahkan proses identifikasi dan penanganan pelaku kepada kepolisian, terutama karena pelaku mengenakan penutup wajah saat melakukan aksi. UTM







