MOROWALI, MERCUSUAR – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas resmi menutup Musyawarah Adat II Dewan Adat Tobungku, di salah satu hotel di Morowali, Rabu (2/9/2026).
Dalam sambutannya, Iriane berharap hasil musyawarah tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi Pebotoa Adati Tobungku, sekaligus memperkokoh peran lembaga adat dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Morowali memandang lembaga dan komunitas adat sebagai mitra penting pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat persatuan masyarakat, serta membangun karakter generasi muda.
“Semoga kepengurusan yang mendapat amanah nantinya mampu membawa Pebotoa Adati Tobungku semakin maju, solid, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Morowali,” ujar Iriane.
Sementara Ketua Panitia Musyawarah Adat II, Arisandi menyampaikan seluruh rangkaian musyawarah telah menghasilkan sejumlah keputusan, yang diharapkan dapat menjadi pijakan dalam memajukan adat dan sejarah Tobungku.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub, para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali, pengurus Dewan Adat Tobungku, serta tamu undangan lainnya. */TAR






