PALU, MERCUSUAR – Hari kelima Kompetisi Sepak Bola Antar Kelurahan Piala Wali Kota Palu 2026, Jumat (18/9/2026), menghadirkan sejumlah laga menarik. Salah satunya gol unik yang tercipta dalam pertandingan Kelurahan Boyaoge kontra Kelurahan Pengawu di Lapangan Gawalise Tipo Palu.
Boyaoge harus puas bermain imbang 1-1 dengan Pengawu. Namun, gol Boyaoge yang dicetak sang penjaga gawang, Lalu, menjadi salah satu momen paling menarik dalam pertandingan tersebut.
Gol itu lahir dari situasi bola mati di daerah pertahanan Boyaoge. Lalu melepaskan tendangan jauh yang mengarah ke kotak penalti Pengawu.
Kiper Pengawu, Moh Rozan, salah mengantisipasi arah bola. Dalam istilah orang Palu, bola tersebut “tagantung”, melewati bagian atas kepala Rozan dan kemudian masuk ke gawang.
Gol tersebut membuat Boyaoge unggul lebih dulu melalui Lalu pada menit ke-13. Pengawu baru mampu menyamakan kedudukan lewat M Huzaema pada menit ke-60.
Hasil imbang ini membuat persaingan Grup F semakin menarik. Pengawu masih harus berjuang dalam laga berikutnya demi mengamankan satu tiket menuju Babak 16 Besar.
Sementara itu di Lapangan Faqih Rasyid Palu, Kelurahan Nunu tampil produktif dengan pesta gol 6-2 atas Kelurahan Mpanau dalam lanjutan Grup H.
Ibrahim membuka keunggulan Nunu pada menit ke-4. M Syahril kemudian tampil menggila dengan mencetak empat gol masing-masing pada menit ke-19, 26, 34 dan 52. Arafat melengkapi pesta gol Nunu pada menit ke-56.
Mpanau hanya mampu membalas melalui dua gol Sigit Rizqullah pada menit ke-41 dan 48.
Enam gol yang diborong Nunu sekaligus menjadi catatan produktivitas tertinggi sementara dalam gelaran Piala Wali Kota Palu 2026.
Masih di Lapangan Faqih Rasyid, laga Grup A antara Kelurahan Silae dan Kelurahan Lasoani berakhir 1-1 dalam waktu normal.
Lasoani lebih dahulu mencetak gol melalui Firnanda pada menit ke-22. Silae kemudian menyamakan kedudukan lewat Rizki Ramadhan pada menit ke-40.
Karena skor tetap imbang, pertandingan dilanjutkan ke adu tendangan penalti. Silae akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 5-3.
Di Lapangan Gawalise Tipo, pertandingan Grup G mempertemukan Tatura Utara dengan Baiya. Tatura Utara harus mengakui keunggulan Baiya dengan skor tipis 0-1.
Gol tunggal Baiya dicetak Safril pada menit ke-53.
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri langkah Tatura Utara di Piala Wali Kota Palu 2026. Mereka dipastikan tersisih setelah menelan dua kekalahan.
Sementara itu, persaingan untuk lolos ke Babak 16 Besar masih terbuka bagi sejumlah tim. Salah satunya Pengawu yang masih harus saling sikut demi mengamankan satu tiket ke fase berikutnya. CLG





