PALU, MERCUSUAR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Tengah, Muchsin Pakaya, menegaskan pentingnya pembinaan berjenjang dan tata kelola organisasi yang profesional untuk mendorong kemajuan sepak bola di Sulawesi Tengah.
Hal itu disampaikan Muchsin saat membuka Kongres Biasa Asprov PSSI Sulawesi Tengah di salah satu hotel di Kota Palu, Minggu (25/10/2026).
Ia mengatakan, kongres menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan kebijakan ke depan, serta memperkuat tata kelola organisasi agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dispora, berkomitmen membangun sinergi dan mendukung upaya peningkatan prestasi sepak bola daerah.
Muchsin juga menyampaikan empat harapan kepada jajaran PSSI Sulteng. Pertama, organisasi harus menjadi wadah pembinaan yang aktif, terarah, berjenjang, dan berkelanjutan.
Kedua, kompetisi resmi harus dilaksanakan secara konsisten, khususnya Liga 4 dan kejuaraan provinsi Piala Soeratin, sebagai bagian dari upaya memberikan ruang bagi pemain untuk berkembang.
Ketiga, seluruh jajaran organisasi harus taat terhadap aturan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjalankan roda organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Keempat, PSSI Sulteng diharapkan memiliki kepemimpinan yang berkualitas dan bertanggung jawab terhadap perkembangan sepak bola di daerah.
Kongres Biasa Asprov PSSI Sulteng tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam menentukan arah pembinaan dan pengelolaan sepak bola di daerah ke depan. CLG






