DONGGALA, MERCUSUAR– Pelatih Livin Mandiri FC, Asmin Sumba, mengaku puas dengan hasil imbang 1-1 yang diraih timnya saat menghadapi PSM Poboya dalam lanjutan turnamen Berani Cup Donggala 2026, Senin (4/5/2026)
Asmin menyebut sejak awal timnya memang tidak memasang target tinggi mengingat kekuatan lawan yang dihuni pemain-pemain berkualitas.
“Kami memang hanya menargetkan hasil imbang. Tidak ada target muluk karena kami tahu tim PSM ini dipenuhi pemain-pemain grade A dari Kota Palu,” ujar Asmin.
Ia menilai, meski menghadapi tim bertabur bintang, anak asuhnya mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat sepanjang laga.
“Walaupun mereka dikenal kuat, kami tetap percaya diri. Mental pemain cukup bagus, apalagi ini tim mandiri yang baru promosi ke turnamen seperti ini,” lanjutnya.
Dalam pertandingan tersebut, PSM Poboya lebih dulu unggul melalui gol Husain DM pada menit ke-18. Memasuki babak kedua, Livin Mandiri tampil lebih dominan dalam menyerang hingga akhirnya mendapatkan hadiah penalti setelah striker Timnas U-17, Dimas Adi, dilanggar di dalam kotak penalti.
Dimas Adi yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-78 dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Asmin juga menyoroti peningkatan performa timnya di babak kedua yang dinilai lebih berkembang dibandingkan babak pertama.
“Di babak kedua kami mulai lebih banyak berkembang. Itu jadi evaluasi sekaligus modal penting untuk laga selanjutnya,” jelasnya.
Hasil imbang ini membuat PSM Poboya memastikan diri lolos ke babak 16 besar dengan koleksi 4 poin.
Asmin menambahkan bahwa ke depan, Livin Mandiri FC akan fokus melakukan pembenahan guna menghadapi pertandingan berikutnya melawan Rauf Junior, dengan harapan tampil lebih maksimal.
“Hasil ini jadi motivasi buat kami agar ke depannya bisa lebih baik lagi,” tutupnya. CLG
Laga Penuh Bintang, Livin Mandiri Imbangi PSM Poboya






