DONGGALA, MERCUSUAR — Technical Meeting (TM) turnamen sepak bola Berani Cup 2026 Donggala resmi digelar di Clif House, Kelurahan Boneoge, Donggala, Kamis (23/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran panitia pelaksana serta perwakilan seluruh tim peserta yang akan ambil bagian dalam turnamen.
Technical Meeting dipimpin langsung oleh Muhammad Tuveil yang bertugas sebagai Match Commissioner pada ajang Berani Cup 2026 Donggala. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi Asgar Malonda, Ketua Panitia Muhammad Farid Pacce, serta para wakil klub peserta.
Dalam kesempatan itu, panitia menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan sportivitas selama turnamen berlangsung. Panitia memastikan setiap pemain maupun klub yang melakukan pelanggaran hingga memicu terjadinya keributan akan langsung dijatuhi sanksi diskualifikasi.
Ketua Panitia Berani Cup 2026, Muhammad Farid Pacce menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir tindakan yang dapat mencederai jalannya turnamen.
“Kami ingin turnamen ini berjalan aman, tertib dan menjunjung tinggi sportivitas. Karena itu kami tegaskan, siapa pun pemain atau tim yang memicu keributan akan langsung diberikan sanksi tegas berupa diskualifikasi,” ujar Farid Pacce.
Selain itu, dua klub yakni Dondo United dan Beringin Ganti yang sebelumnya tercatat pernah mendapatkan sanksi pada turnamen tahun lalu, tetap diizinkan mengikuti kompetisi tahun ini dengan sejumlah catatan dan syarat khusus dari panitia.
Sementara itu, hasil drawing pembagian grup mempertemukan Sinar Laut FC menghadapi Assyabab Salubomba pada laga pembuka mereka di fase grup.
Panitia juga memastikan pertandingan babak penyisihan grup akan digelar dengan format dua pertandingan dalam sehari guna mempercepat jalannya kompetisi.
“Kami berharap seluruh tim dapat menjaga kondusivitas selama turnamen berlangsung sehingga Berani Cup 2026 bisa menjadi hiburan sekaligus ajang pembinaan sepak bola di Donggala,” tambah Farid.
Turnamen Berani Cup 2026 Donggala ini diikuti 24 klub yang datang dari daerah Pinambani, Rio Pakava, Banawa Selatan, Banawa Tengah, Banawa, Sirenja, Kota Palu, dan Kabupaten Sigi. CLG






