Disdik Sulteng, Imbau Ayah Antar Anak Hari Pertama Sekolah

Sejumlah orang tua siswa saat mengantarkan anaknya untuk melakukan pendaftaran ulang di tingkat SMA sederajat, belum lama ini. FOTO: RUSTAM/MS

​BESUSU TENGAH, MERCUSUAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB di wilayahnya untuk menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Gerakan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Imbauan tersebut tertuang dalam surat bernomor 400.14.4.3/607/SEK yang diterbitkan Disdik Provinsi Sulawesi Tengah.

Sekretaris Disdik Provinsi Sulteng, Syam Zaini, mengatakan surat yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Disdik Sulteng, Firmanza, ditujukan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah I hingga VI serta seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Tengah.

“Gerakan ini bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan, membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” kata Syam Zaini, Sabtu (4/7/2026).

Ia menjelaskan, gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Kemendukbangga/BKKBN Nomor B-352/PK.02.01/J23/2026, Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026, serta Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penguatan Gerakan Ayah Teladan Indonesia dan Taman Asuh Sayang Anak di Provinsi Sulawesi Tengah.

Melalui surat edaran tersebut, seluruh satuan pendidikan diminta mengajak para ayah atau wali laki-laki mengantarkan anak pada hari pertama masuk sekolah. Selain itu, sekolah diminta menyosialisasikan gerakan tersebut kepada seluruh orang tua atau wali murid melalui berbagai media komunikasi yang dimiliki.

“Melalui instruksi resmi ini, kami meminta seluruh satuan pendidikan untuk aktif bergerak di lapangan. Sekolah diharapkan mengajak ayah atau wali laki-laki mengantarkan anak pada hari pertama sekolah serta menyosialisasikan gerakan ini kepada seluruh orang tua,” ujarnya.

Disdik Sulteng juga meminta setiap sekolah mendokumentasikan pelaksanaan GAMAS dalam bentuk foto, video, maupun reels sebagai bagian dari kampanye penguatan peran ayah dalam pengasuhan.

Dokumentasi tersebut selanjutnya diunggah ke media sosial dengan menyertakan tagar #AyahHadir15Menit dan #GerakanSatuJamBerkualitas, serta menandai akun resmi Kemendukbangga/BKKBN dan GenRe Sulawesi Tengah.

“Kami berharap seluruh jajaran pendidikan dapat melaksanakan imbauan ini dengan penuh tanggung jawab demi masa depan generasi muda Sulawesi Tengah yang lebih baik,” tutupnya. UTM

Pos terkait