SPMB, SMPN 5 Palu Berikan Layanan Prima

Kepala SMPN 5 Palu, Suhra, saat memperlihatkan pelayanan kepada masyarakat untuk mendaftarkan anak mereka di sekolah tersebut, Kamis (25/6/2026). FOTO: IST

​TAVANJUKA, MERCUSUAR — Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMPN 5 Palu dipastikan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sejak hari pertama dibuka. Pelayanan prima yang diberikan oleh pihak sekolah mendapat apresiasi dan kesan yang sangat positif dari para orang tua calon siswa.

​Kepala SMPN 5 Palu, Suhra mengungkapkan, kepuasan orang tua siswa merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan pendaftaran tahun ini. Sekolah telah mengantisipasi berbagai kendala pendaftaran dengan menyediakan fasilitas yang lengkap dan nyaman.

“Alhamdulillah, semua orang tua yang datang kami fasilitasi dengan baik. Kami sediakan tempat duduk yang memadai agar tidak ada yang telantar. Prosesnya dimulai dari penerimaan oleh resepsionis, lalu diarahkan ke ruangan untuk pembukaan dan pemindaian (scanning) berkas. Bahkan, jika calon siswa belum memiliki akun pendaftaran, petugas kami akan membuatkannya hingga tuntas,” katanya, Kamis (25/6/2026).

​Selain bantuan teknis berkas, SMPN 5 Palu juga menggratiskan fasilitas internet berupa Wi-Fi dan tethering bagi orang tua siswa yang kekurangan kuota data. Langkah ini diambil guna memastikan setiap orang tua telah menerima bukti pendaftaran resmi di ponsel mereka sebelum meninggalkan lingkungan sekolah.

​ Guna menyokong kelancaran operasional pendaftaran tersebut, pihak sekolah menerjunkan tim kepanitiaan yang solid sebanyak 18 personel. “Dua orang panitia bertugas secara mobile untuk menyisir dan membantu langsung kendala di lapangan, sedangkan sisanya bersiaga di pos masing-masing, mulai dari resepsionis, admin, hingga ketua panitia,” tambahnya.

​Kerja keras seluruh jajaran panitia berbuah manis. Sufra menyebutkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap SMPN 5 Palu mengalami peningkatan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir.

​”Dulu, jumlah siswa kami hanya berkisar di angka 300-an lebih, namun saat ini meningkat drastis hingga mencapai 400 siswa lebih. Pada tahun-tahun sebelumnya sekolah hanya meluluskan 3 kelas namun menerima hingga 6 kelas. Untuk tahun ajaran baru ini, setelah meluluskan 4 kelas, kami menargetkan kuota penerimaan sebanyak 6 rombongan belajar (kelas) atau setara dengan 192 siswa baru,” paparnya optimis. UTM

Pos terkait