Pemkab Sigi Dorong Tumbuhnya Wirausaha Baru

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae (tengah) didampingi Ketua Dekranasda Sigi, Siti Halwiah saat kunjungi lokasi membatik, di Desa Kotapulu, Jumat (30/10/2026). FOTO: SANAJI/MS

SIGI, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melaksanakan pelatihan membatik, menenun dan kerajinan rotan, di kediaman Bupati Sigi, Desa Kotapulu, Jumat (30/10/2026).

Pelatihan bertujuan meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi usaha berbasis kerajinan lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae menyampaikan pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong tumbuhnya wirausaha baru, sekaligus memperkuat sektor industri kecil dan menengah di Kabupaten Sigi.

Menurutnya, keterampilan dalam bidang tenun, batik, dan kerajinan rotan memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah yang bernilai ekonomi dan memiliki daya saing.

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Rizal juga menekankan pentingnya inovasi, kreativitas, dan kualitas produk dalam mengembangkan usaha kerajinan. Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan potensi bahan baku lokal, serta mengembangkan produk dengan tetap memperhatikan ciri khas dan identitas daerah.

Pemerintah Kabupaten Sigi, kata dia, akan terus mendorong pengembangan sektor UMKM dan IKM sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ketua Dekranasda Sigi, Siti Halwiah menekankan menenun dan membatik bukan sekadar keterampilan, tapi membuat produk bagian upaya untuk menjadikan identitas kebanggaan orang Sigi.

“Kita harus mempertahankan produk. Untuk itu, setiap ada kegiatan saya memakai produk hasil batik asli Sigi yaitu Batik Taiganja,” kata Halwiah.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindag Sigi, Herman mengatakan peserta pelatihan adalah PKK, kader posyandu, IKM dan WUB. Peserta pelatihan menenun berjumlah 15 orang, membatik 18 orang dan peserta pelatihan anyaman rotan berjumlah 15 orang.

Ia menambahkan, narasumber dalam pelatihan ini adalah praktisi dan ahli bidang tenun, batik dan anyaman rotan yang siap memberikan bimbingan baik teori maupun praktek.

Pelatihan kerajinan tenun dan batik dilaksanakan di kediaman Bupati Sigi, Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo. Sementara kerajinan rotan dilaksanakan selama 3 hari pada bulan November 2026, bertempat di Sentra Mebel Kayu dan Rotan Desa Jono, Kecamatan Dolo Selatan. AJI

Pos terkait