Bulog Catat Serapan Gabah-Beras 10.349 Ton

Jusri

PALU, MERCUSUAR – Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Sulteng, Jusri mengungkapkan hingga jelang akhir Juni 2026 pihaknya mencatat serapan lokal sebanyak 10.349 ton setara beras.

Sebagaimana diketahui, Bulog Sulteng diberi target serapan lokal sebesar 11.300 ton setara beras pada tahun 2026. Jusri menegaskan pihaknya meyakini target tersebut dapat tercapai, bahkan terlampaui, karena capaian di pertengahan tahun sudah mencapai sekira 91,49 persen.

“Kami optimistis, target serapan dari petani lokal di Sulawesi Tengah melebihi target,” kata Jusri, di Palu, baru-baru ini.

Di antara strategi yang ditempuh Bulog Sulteng, adalah dengan melibatkan para mitra penggilingan padi, Babinsa serta penyuluh pertanian.

Jusri menerangkan, pola pembelian gabah oleh Bulog memberikan keuntungan ekonomis bagi petani, dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

“Ini bagian dari upaya menggairahkan petani, karena pemerintah telah menjamin harga,” imbuhnya.

Selain itu, Bulog Sulteng juga menggencarkan sosialisasi kepada petani, agar mau menjual hasil panen dalam bentuk gabah.

“Kami juga siap membeli beras petani dengan harga Rp12 ribu per kilogram. Kalau petani mau jual dalam bentuk beras, kami tidak bisa melarang,” pungkas Jusri. */IEA

Pos terkait