Haji 1447 H, Kloter Pertama Sulteng menuju Embarkasi

Jemaah haji asal Sulteng kloter BPN-9 mengikuti prosesi pelepasan, sebelum diberangkatkan menuju Embarkasi Balikpapan, Kamis (7/5/2026). FOTO: IMAM EL ABRAR/MS

PALU, MERCUSUAR – Kelompok Terbang (kloter) pertama jemaah haji asal Sulteng berangkat menuju Embarkasi Haji Balikpapan pada Jumat (8/5/2026). Sebanyak 360 jemaah yang tergabung dalam kloter BPN-9 tersebut, berangkat dalam dua trip penerbangan di hari yang sama.

Jemaah haji asal Sulteng secara simbolis dilepas oleh Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, di aula Asrama Haji Transit Palu, Kamis (7/5/2026). Kloter BPN-9 dijadwalkan berangkat menuju Arab Saudi pada Sabtu (9/5/2026).

Pada tahun ini, Provinsi Sulteng mendapatkan kuota sebanyak 1.753 jemaah. Setelah adanya mutasi keluar sebanyak 19 jemaah serta mutasi masuk sebanyak 17 jemaah, maka jumlah jemaah yang diberangkatkan menuju Arab Saudi sebanyak 1.751 orang.

Kepada jemaah, Anwar Hafid menitip pesan agar jemaah haji menyempatkan diri berdoa untuk kebaikan, kemajuan dan kemakmuran daerah,

“Doakan Sulteng ini berkah. Insyaallah, doa dari 1.751 jemaah haji yang semua angkat tangan di depan Multazam, diberkahi Sulteng ini. Doakan kami juga dengan Ibu Reny (Wakil Gubernur) semoga sehat-sehat selalu, doakan Wali Kota dan Bupati sehat selalu, sehingga bisa memimpin daerah ini dengan baik,” ujar Anwar.

Ia juga meminta jemaah untuk mendoakan kelancaran rencana pemerintah daerah, untuk menjadikan Kota Palu sebagai Embarkasi Haji pada tahun-tahun mendatang. Hal itu, kata Anwar, menjadi salah satu target yang ia upayakan dapat tercapai sebelum masa jabatannya sebagai Gubernur habis.

Salah satu langkah untuk mewujudkan hal itu telah tercapai, yakni status Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu telah ditetapkan menjadi Bandara Internasional sejak tahun 2025 lalu.

“Doakan mudah-mudahan di masa jabatan kami jemaah haji tidak lagi ke Balikpapan. Bandara kita sudah internasional, dan kami berusaha memperpanjang landasan (runway), mudah-mudahan dalam 3-4 tahun ke depan landasan sudah cukup sehingga embarkasi kita nanti tidak lagi di Balikpapan, tetapi sudah di Palu,” tutur Anwar.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulteng, H. Muchlis Aseng menyebut pada tahun ini dari total 1.751 jemaah haji asal Sulteng, sebanyak 640 orang merupakan laki-laki dan 1.111 orang perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 566 merupakan jemaah kategori lanjut usia (lansia) atau berusia 60 tahun ke atas.

“Kepada para jemaah, kami berpesan agar selalu menjaga kesehatan. Patuhi arahan petugas dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,” kata Muchlis.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota, yang telah mengeluarkan anggaran untuk pembiayaan domestik haji. Pemprov disebut menggelontorkan anggaran hingga Rp12,4 miliar.

“Kebijakan ini bukan hanya berani tetapi juga penuh keberkahan. Seluruh jemaah diberangkatkan dari Palu menuju Balikpapan tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun,” tandas Muchlis. IEA

Pos terkait