JSIT Sulteng Gelar Muskerwil

Seminar pendidikan dalam rangkaian Muskerwil JSIT Sulteng, Minggu (19/4/2026). FOTO: MISBACH/MS

PALU, MERCUSUAR – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Provinsi Sulteng menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), di Kota Palu, sekaligus pengukuhan pengurus JSIT Sulteng, periode 2025-2029, Minggu (19/4/2026).

Ketua JSIT Sulteng, Ahmad Juwaeni mengatakan Muskerwil kali ini tidak memiliki perbedaan yang besar dengan yang dilakukan kepemimpinan di periode sebelumnya. Hanya saja, menurutnya, ada beberapa poin yang dimusyawarahkan untuk pengembangan dunia Pendidikan, khususnya yang ada di bawah naungan JSIT Sulteng.

“Untuk Muskerwil kali ini, kami sudah mendapatkan turunan dari konsep JSIT Pusat, di mana sekitaran 80 persen konsep tersebut dari JSIT Pusat, kemudian sekitar 20 persennya lagi adalah hasil dari pengembangan di daerah,” urai Ahmad Juwaeni.

Dalam Muskerwil tersebut, kata Ahmad Juwaeni, pihaknya merumuskan program kerja untuk lima tahun ke depan. JSIT Sulteng memiliki jaringan 27 sekolah, yang terdiri dari PAUD, SDIT, SMPIT dan SMAIT, dengan jumlah murid sebanyak 3.916 siswa, ditangani guru sebanyak 423 orang, di luar tenaga kependidikan, tersebar di 10 kabupaten dan kota.

Dalam rangkaian Muskerwil tersebut, turut digelar Seminar Pendidikan yang Sekretaris Komisi IV DPRD Sulteng, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah dan Pembina JSIT Sulteng, Mahmud Yunus.

“Seminar ini kami gelar untuk memberikan tambahan ilmu pengetahuan para guru dan tenaga kependidikan, tentang pentingnya melakukan inovasi dalam dunia pendidikan, sehingga akan menciptakan metode yang kekinian dalam mendampingi proses mendidik siswa,” tandas Ahmad Juwaeni. MBH

Pos terkait