Disperindag Sigi, Tera Ulang Alat Timbang di Pasar Pakuli

Pegawai Disperindag Sigi saat melakukan tera ulang alat timbang di Pasar Pakuli, Selasa (9/6/2026). FOTO: DOK. DISPERINDAG SIGI

SIGI, MERCUSUAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sigi melalui Bidang Kemetrologian melaksanakan kegiatan Tera/Tera Ulang (TTU) dan Sidang Tera terhadap Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) yang digunakan para pedagang di Pasar Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Selasa (9/6/2026).

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Disperindag Kabupaten Sigi, Herman mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh alat ukur dan timbangan yang digunakan dalam transaksi perdagangan berfungsi dengan baik, akurat, dan sesuai dengan ketentuan metrologi legal, sehingga memberikan kepastian dan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen. Pelaksanaan tera dan tera ulang merupakan bagian dari upaya mewujudkan Pasar Tertib Ukur (PTU) dan Daerah Tertib Ukur (DTU).

Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap timbangan milik para pedagang. Alat UTTP yang memenuhi persyaratan teknis diberikan tanda sah, sebagai bukti bahwa alat tersebut layak digunakan dalam kegiatan jual beli.

Sementara untuk alat yang tidak memenuhi standar diberikan pembinaan untuk dilakukan perbaikan sebelum digunakan kembali. Kegiatan tera dan tera ulang merupakan kewajiban untuk menjamin kebenaran hasil pengukuran dalam transaksi perdagangan.

Disperindag Kabupaten Sigi juga menyampaikan sosialisasi kepada para pedagang, mengenai pentingnya melakukan tera ulang secara berkala agar alat ukur yang digunakan tetap akurat dan tidak merugikan konsumen maupun pelaku usaha.

Herman berharap, melalui kegiatan TTU dan Sidang Tera tercipta transaksi perdagangan yang jujur, adil, dan transparan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aktivitas jual beli di Pasar Pakuli.

“Upaya ini sejalan dengan perlindungan hak konsumen dan penguatan budaya tertib ukur di Kabupaten Sigi,” tegasnya. */AJI

Pos terkait