SIGI, MERCUSUAR – Menjelang pelaksanaan Festival Danau Lindu (FDL) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi terus matangkan berbagai aspek pendukung, guna memastikan kelancaran penyelenggaraan agenda wisata tahunan tersebut.
Salah satu perhatian utama adalah kesiapan infrastruktur telekomunikasi dan konektivitas digital, yang dinilai menjadi kebutuhan vital dalam mendukung suksesnya festival yang akan berlangsung pada 23-25 Juli 2026 di Kecamatan Lindu.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae turun langsung meninjau kondisi jaringan internet di sejumlah titik strategis kawasan FDL, Selasa (21/7/2026). Kunjungan dilakukan untuk memastikan ketersediaan layanan telekomunikasi yang memadai, sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan teknis yang perlu dipersiapkan sebelum ribuan pengunjung memadati kawasan wisata Danau Lindu.
Rizal bersama rombongan meninjau beberapa lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan festival, termasuk area pelaksanaan acara utama, pusat layanan informasi, dan kawasan yang diproyeksikan menjadi titik berkumpulnya wisatawan.
Rizal menegaskan keberadaan jaringan internet yang stabil dan berkualitas kini menjadi salah satu elemen penting dalam penyelenggaraan event berskala besar. Menurutnya, konektivitas digital tidak hanya mendukung koordinasi panitia dan pelayanan publik, tetapi juga menjadi sarana promosi efektif untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Sigi kepada khalayak yang lebih luas.
“Festival Danau Lindu bukan hanya ajang budaya dan pariwisata, tetapi juga momentum memperkenalkan wajah Kabupaten Sigi kepada publik nasional. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan didukung jaringan internet yang andal sehingga pelayanan informasi, publikasi media, promosi digital, hingga aktivitas pelaku UMKM dapat berjalan maksimal,” ujar Rizal.
Ia menambahkan, transformasi digital telah menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Oleh sebab itu, penguatan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Lindu menjadi langkah strategis untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan digital.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sigi melalui Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government, Aldisyar menjelaskan, hasil pemantauan lapangan akan menjadi dasar penyusunan langkah teknis bersama para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi selama festival berlangsung.
Menurutnya, tantangan utama yang perlu diantisipasi adalah potensi lonjakan trafik data akibat meningkatnya jumlah pengguna jaringan seluler saat pelaksanaan FDL 2026.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pemkab Sigi telah menjalin koordinasi intensif dengan Telkomsel dan BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang difokuskan pada peningkatan kapasitas bandwidth jaringan telekomunikasi yang melayani kawasan FDL.
Selain itu, koordinasi juga mencakup pemantauan kualitas layanan secara berkala, optimalisasi fungsi infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) yang telah tersedia, serta kesiapan dukungan teknis apabila terjadi gangguan jaringan selama festival berlangsung. */AJI






