Kemenhaj Siap Sambut dan Layani Jemaah

Wagub Sulteng, Reny A. Lamadjido (kedua dari kiri) memantau persiapan fasilitas di Asrama Haji Transit Palu, jelang keberangkatan jemaah menuju tanah suci, Selasa (5/5/2026). FOTO: BIRO ADPIM SETDAPROV SULTENG

PALU, MERCUSUAR – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulteng bersiap menyambut dan melayani jemaah haji asal seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng, pada pemberangkatan haji tahun ini.

Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Sulteng, H. Muchlis Aseng menyebut pihaknya telah merampungkan seluruh kesiapan jemaah jelang pemberangkatan.

“Paspor dan visa sudah lengkap. Kecuali ada yang batal ganti, ada yang wafat atau sakit permanen kami proses ganti, tapi di luar itu semuanya sudah oke,” ujar Muchlis, di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).

“Termasuk koper jemaah, Alhamdulillah, sudah kami distribusi dan diterima jemaah di seluruh kabupaten dan kota,” sambungnya.

Muchlis juga menyebut pihaknya telah memastikan fasilitas Asrama Haji transit Palu telah siap menampung jemaah haji, yang dijadwalkan mulai masuk pada 7 Mei 2026. Sebanyak total 400 tempat tidur disiapkan untuk menyambut jemaah, yang masing-masing kelompok terbang (kloter) berjumlah 360 orang.

“Kesiapan Asrama Haji beberapa hari ini kami sudah persiapkan penuh, 400 tempat tidur dari 60 kamar yang tersebar di 8 gedung semuanya sudah siap. Jumlah jemaah bersama petugas itu 360 orang per kloter, artinya masih ada 40 tempat tidur yang tersisa,” jelas Muchlis.

Pada musim haji tahun ini, sebanyak total 1.751 jemaah asal Sulteng akan berangkat. Jemaah tersebut terbagi dalam lima kloter, dimulai dari kloter 9 Embarkasi Balikpapan (BPN-9).

Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido berkesempatan meninjau langsung kesiapan Asrama Haji Transit Palu, pada Selasa (5/5/2026). Dalam peninjauan tersebut, Reny memastikan seluruh fasilitas dan layanan bagi jemaah telah siap. Mulai dari kamar, kantin, dapur, hingga armada bus yang akan digunakan untuk mobilisasi jemaah.

“Kita pastikan semua siap dan jemaah terlayani dengan baik,” tegas Reny. IEA

Pos terkait