PALU, MERCUSUAR – Keterbatasan jumlah wasit bola basket berlisensi di Sulawesi Tengah mendorong Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sulawesi Tengah bersama Perbasi Kota Palu menggelar Penataran Wasit Basket Lisensi C dan B2 pada 13–16 Agustus 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Kota Palu tersebut diharapkan mampu menambah jumlah perangkat pertandingan sekaligus meningkatkan kualitas wasit untuk memenuhi kebutuhan kompetisi bola basket yang terus berkembang di berbagai daerah.
Bidang Wasit Perbasi Kota Palu, Ryan, mengatakan penataran menjadi solusi atas masih minimnya jumlah wasit yang tersedia di Sulawesi Tengah.
“Karena keterbatasan wasit yang ada di Sulawesi Tengah, dibuatlah penataran tersebut,” ujar Ryan kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan, penataran tidak hanya diperuntukkan bagi calon wasit yang ingin memperoleh Lisensi C. Perbasi juga memfasilitasi wasit yang telah berlisensi untuk mengikuti penyegaran maupun peningkatan jenjang lisensi.
Sebanyak enam wasit dijadwalkan mengikuti penyegaran, sedangkan lima wasit akan menjalani peningkatan ke Lisensi B2. Lima peserta tersebut terdiri atas dua wasit asal Kabupaten Donggala dan tiga wasit dari Kota Palu. Peserta lainnya akan mengikuti penataran untuk memperoleh Lisensi C.
Ryan berharap kegiatan tersebut mampu mencetak lebih banyak wasit yang memahami peraturan pertandingan dan siap memimpin laga sesuai standar nasional, sehingga kebutuhan perangkat pertandingan di Sulawesi Tengah dapat terpenuhi.
Pendaftaran penataran telah dibuka sejak 30 Juni dan akan berlangsung hingga 5 Agustus 2026 dengan kuota sebanyak 30 peserta.
Selain kelas Lisensi C dan B2, panitia juga membuka workshop nonlisensi yang disertai sertifikat.
Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp750 ribu untuk peserta Lisensi C, Rp1 juta bagi peserta peningkatan Lisensi B2 maupun penyegaran, serta Rp250 ribu untuk peserta workshop nonlisensi.
Peserta akan memperoleh fasilitas berupa sertifikat dan lisensi sesuai kategori, baju pelatihan, jersey wasit, serta peluit.
Melalui penataran tersebut, Perbasi Sulteng berharap proses regenerasi wasit dapat berjalan lebih cepat sehingga pelaksanaan kompetisi bola basket di Sulawesi Tengah semakin didukung oleh perangkat pertandingan yang profesional dan berkualitas. CLG






