SD Inpres 5 Birobuli, Pembelajaran Tatap Muka Utamakan Prokes

  • Whatsapp
5650559C-FC02-4870-8D02-C549E2ED8C59-5c627e03

BOROBULI SELATAN, MERCUSUAR – Pelaksanaan Tatap Muka Terbatas (PTMT) hari pertama di SD Inpres 5 Birobuli berjalan lancar, dimana pelaksanaannya mengutamakan protokol kesehatan (Prokes), Senin (18/10/2021).

Peserta didik yang mengikuti PTMT diwajibkan mencucuci tangan dan mengukur suhu tubuh sebelum masuk kelas. Selanjutnya harus selalu menggunakan masker dan menjaga jarak.

Berita Terkait

“Alhamdulillah pelaksanaan tata muka pada hari pertama berjalan lancar dan tertib. Saya sebagai kepala sekolah, guru-guru serta orang tua siswa bersyukur kepada Allah SWT yang pada hari ini bisa melaksanakan tatap muka. Kami di SD Inpres 5 Birobuli sejak turun surat edaran wali kota tetang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 2 dan di susul lagi dengan surat edaran tetang prosedur Operasional tetang PTMT , sudah menyiapkan semua sarana dan prasarana untuk mendukung PTMT ini,” kata Kepala SD Inpres 5 Birobuli, Dutri,S.Pd.M.Pd

Pilihan Redaksi :  BI Sulteng Serukan Sinergitas untuk Pemulihan Ekonomi 

Menurutnya, pihak sekolah juga sudah mendapat kunjungan dari Puskesmas Bulili sebagai mitra Siaga Covid-19, dimana pihak puskesmas sangat mengapresiasi kesiapan sekolah.

Orang tua kata Dutri, sangat antusias menyambut PTMT ini, mengintat selama satu tahun lebih anak-anak mereka melakukan pembelajaran secara online.

Pelaksanaan PTMT lanjut dia, dilakukan pembagian shiff 1 dan 2, dimana setiap kelas maksimal 50 persen yang boleh hadir dari total jumlah siswa dalam satu kelas.

Sementara masuk sekolah mulai pukul 08.00-12.00 Wita untuk kelas IV,V dan VI, pukul 08.00 – 10.15 Wita untuk kelas I, II, dan III.

“Hampir semuanya murid hadir. Saya juga memantau langsung kegiatan pembelajaran di kelas dan melihat anak-anak sangat gembira bisa datang di sekolah bertemu gurunya dan teman-temannya,” kata Dutri.

Pilihan Redaksi :  Cudy Terima Penghargaan Gubernur Visioner

Menurut Dutri, mengenai Prosedur tetap (Protap), pihak sekolah sangat memperhatikan mulai saat siswa datang di ukur suhunya, cuci tangan atau memakai Hansenitezer, masuk kelas menjaga jarak dan selalu menggunakan masker.

Pihak sekolah kata dia, juga menyediakan masker cadangan disetiap kelas untuk siswa yang lupa membawa masker. Penjemputan telah disampaikan kepada orang tua agar menjemput anak harus tepat waktu agar tidak terjadi kerumunan.

“Kami sangat mengharapkan kepada orang tua siswa selalu menjaga anak-anaknya agar selalu sehat dan apabila ada yang merasa demam, flu kami sangat mengharapkan untuk tidak datang dulu ke sekolah, karena di rumah juga bisa mendapatkan pelajaran,” ujarnya.TIN

Baca Juga