Solidaritas Buruh PT GNI Tuntut Keadilan Bagi Buruh Lokal 

  • Whatsapp

PALU, MERCUSUAR – Massa aksi solidaritas buruh PT. Gunbuster Nickel Industry (GNI) Morowali Utara mendatangi kantor DPRD Sulteng, Selasa, 24 Januari 2023 siang.

Mereka meminta Pemerintah Daerah segera melakukan otonomi daerah terkait penguasaan wilayah industri pertambangan Morowali Utara yang sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah pusat.

Dalam orasinya, massa juga mendesak pihak DPRD Sulteng agar membentuk panitia khusus (pansus) dalam menyikapi permasalahan yang ada di PT GNI menyusul adanya konflik yang memakan korban jiwa serta aturan perusahaan yang merugikan pekerja lokal.

Advokat Rakyat Sulteng sekaligus koordinator aksi massa, Agus Salim mengatakan pihaknya mendatangi DPRD Sulteng untuk mengajak para pemangku tersebut berjuang bersama membebaskan belenggu dari penindasan PT GNI.

Ia merasa kecewa dengan penetapan tersangka buruh lokal pasca kerusuhan Sabtu, 14 Januari 2023 lalu.

“Dimana kedaulatan kita, justru belasan buruh lokal yang dijadikan tersangka, terus buruh asing tidak dimintai kroscek. Kita hanya jadi penonton makanya saya paksakan mereka (DPRD) supaya disuarakan,” ujar Agus Salim.

Ia juga menyebut permasalahan tambang PT GNI tak hanya kewenangan pemerintah Pusat, namun merupakan hak daerah untuk mengelolah penuh aturan di kawasan industri.

“Kami minta DPRD membicarakan masalah tambang di Morowali Utara dengan Pemerintah Pusat. Karena ini bukan lagi sekedar kewenangan namun merupakan hak daerah mengelola penuh aturan di kawasan industri,” tandasnya.LKN/*TINv

Baca Juga