PALU, MERCUSUAR – Area Head Bank Mandiri Palu, Andi Sibly, mengatakan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate justru menjadi momentum yang baik bagi masyarakat untuk meningkatkan simpanan di perbankan. Pasalnya, kenaikan BI Rate umumnya diikuti dengan peningkatan suku bunga simpanan, baik tabungan maupun deposito.
Menurut Andi, meski BI Rate mengalami kenaikan, hal tersebut tidak serta-merta membuat Bank Mandiri menaikkan suku bunga kredit kepada nasabah. Kebijakan penyesuaian bunga kredit dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, terutama kemampuan bayar debitur serta kondisi ekonomi secara keseluruhan.
“Penyesuaian bunga kredit tidak dilakukan secara otomatis setiap kali BI Rate naik. Bank tetap melihat profil dan kemampuan pembayaran debitur agar kualitas kredit tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kenaikan suku bunga simpanan memberikan peluang bagi masyarakat yang ingin berinvestasi melalui deposito atau menabung karena potensi imbal hasil menjadi lebih menarik.
Di sisi lain, Bank Mandiri tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara penghimpunan dana masyarakat dan penyaluran kredit agar tetap mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta kebutuhan pembiayaan masyarakat dan dunia usaha. */HAI






