2026 PALU, MERCUSUAR — Pencapaian membanggakan kembali ditorehkan PT Bank Perekonomian Rakyat Prima Artha Sejahtera atau White Bank. BPR yang berbasis di Sulawesi Tengah ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi tingkat nasional, 17th Infobank BPR Award 2026. Penganugerahan berlangsung bersamaan dengan kegiatan Leadership Mastery Forum 2026 di The St. Regis Hotel, Kuningan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Dalam ajang tersebut, sebanyak 421 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia berhasil meraih predikat “Sangat Bagus” berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja keuangan periode 2024–2025.
White Bank berhasil membawa pulang dua penghargaan, yakni 17th Infobank BPR Award 2026 untuk kategori BPR dengan kinerja berpredikat “Sangat Bagus”, serta Golden Award atas keberhasilannya mempertahankan kinerja berpredikat “Sangat Bagus” selama dua tahun berturut-turut, periode 2023–2026. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama White Bank, Hendrik Sjam, dan diserahkan oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, bersama Ketua Umum Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo), Tedy Alamsyah.
Penghargaan Infobank BPR Award merupakan bentuk apresiasi terhadap BPR yang mampu menjaga kinerja keuangan, pertumbuhan usaha, tata kelola, dan tingkat kesehatan bank. Penilaian dilakukan secara kuantitatif oleh Biro Riset Infobank dengan menggunakan laporan keuangan publikasi yang disampaikan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hendrik Sjam menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen White Bank, terutama dalam melakukan pembenahan sistem manajemen internal dan memperkuat koordinasi antartim. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan bukan hanya milik Direksi. Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pemegang saham, Dewan Komisaris, jajaran Direksi, seluruh pegawai, serta seluruh keluarga besar White Bank yang telah bekerja dengan penuh loyalitas, integritas, dan tanggung jawab,” ujar Hendrik.
Ia mengatakan, pencapaian tersebut tidak terlepas dari proses pembenahan yang dilakukan secara menyeluruh dalam beberapa waktu terakhir. Manajemen bersama seluruh tim berupaya melakukan perbaikan sistem internal, memperkuat koordinasi, sekaligus menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah yang sebelumnya masih menjadi tantangan perusahaan. “Yang kami lakukan adalah memperbaiki sistem manajemen internal secara menyeluruh. Kami juga bahu-membahu antartim untuk melakukan perbaikan dan menyelesaikan banyak hal, termasuk proses transisi dari manajemen lama ke manajemen baru.
Semua elemen kami dorong untuk mendukung perubahan yang kami lakukan demi perbaikan White Bank,” jelasnya. Hendrik menilai, penghargaan yang diraih saat ini menjadi bukti bahwa proses transformasi dan pembenahan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil. “Kami bersyukur, dukungan dan kerja keras seluruh tim dalam melakukan perubahan untuk perbaikan White Bank akhirnya mendapatkan hasil yang membanggakan.
Kami percaya ini adalah bagian dari karunia Tuhan atas ikhtiar yang telah dilakukan bersama,” katanya. Namun demikian, Hendrik menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan White Bank. Justru, capaian tersebut menjadi motivasi bagi manajemen dan seluruh pegawai untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan. “Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Ini menjadi energi dan tanggung jawab baru bagi kami untuk terus melakukan perbaikan, meningkatkan pelayanan, menjaga kualitas kredit, memperkuat tata kelola, dan memastikan White Bank tumbuh secara sehat serta berkelanjutan,” tegasnya. HAI







