BIROBULI, MERCUSUAR – Yayasan Banua Qur’an menggelar Haflah Takharruj wa Tasyakkur fi Hifzhil Qur’an atau perayaan kelulusan dan syukuran para penghafal Al-Qur’an di salah satu aula Bandara Internasional SIS Al Jufri Palu, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjaga Kalamullah, Menjaga Peradaban”.
Ketua Yayasan Banua Qur’an, Ustaz Citrawan Kisman Djiho mengatakan, pada tahun ini Banua Qur’an meluluskan lima santri kelas takhassus yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz beserta proses mutqin atau penyempurnaan hafalannya. Selain itu, sebanyak 19 santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Banua Qur’an turut diwisuda dengan capaian hafalan hingga 25 juz.
“Alhamdulillah, untuk kelas takhassus ini merupakan pelulusan yang keenam sejak Banua Qur’an berdiri pada 2020. Sedangkan untuk MTs Banua Qur’an, ini merupakan pelulusan yang kedua,” ujar Citrawan kepada Mercusuar.
Ia menjelaskan, program takhassus diperuntukkan bagi santri berusia minimal 15 tahun yang secara khusus dididik menjadi hafiz Al-Qur’an dalam kurun waktu sekitar tiga setengah tahun. Selama masa pendidikan, para santri difokuskan pada aktivitas menghafal Al-Qur’an sebelum nantinya ditugaskan menjadi pembina di berbagai Rumah Qur’an yang tersebar di Sulawesi Tengah.
Selain itu, Yayasan Banua Qur’an juga membuka peluang bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah melalui jaringan kerja sama yang dimiliki yayasan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Ahmad Hasni. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas komitmen Banua Qur’an dalam melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an.
Menurutnya, keberhasilan salah satu santri Banua Qur’an meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Sigi menjadi bukti kualitas pembinaan yang dilakukan lembaga tersebut.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi yang hadir mewakili Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Palu, saya menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Banua Qur’an atas terselenggaranya kegiatan ini. Hari ini kita tidak hanya menyaksikan seremoni kelulusan, tetapi juga merayakan lahirnya generasi Qur’ani yang telah berjuang menghafal, menjaga, dan mencintai Kalamullah,” ujarnya.
Suasana haru mewarnai prosesi wisuda saat lima santri kelas takhassus mempersembahkan mahkota kepada kedua orang tua mereka sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas dukungan selama menempuh pendidikan. Momen tersebut membuat sejumlah tamu undangan menitikkan air mata.
Acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan santri Banua Qur’an yang menghibur sekaligus menggugah emosi para hadirin. MBH






