DP3A Sulteng Siapkan Aplikasi Berani Perdana

Yudiawati V Windarrusliana

LOLU UTARA, MERCUSUAR — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat layanan perlindungan dan pemberdayaan bagi perempuan dan anak. Selain menyediakan Rumah Aman yang menjamin kerahasiaan serta kebutuhan korban secara gratis, DP3A Sulteng kini menyiapkan inovasi digital Berani Perdana atau Berani Perempuan Berdaya Anak Terlindungi.

Kepala DP3A Sulteng, Yudiawati V Windarrusliana, mengatakan, platform tersebut dikembangkan untuk melengkapi aplikasi SIPERI yang selama ini digunakan untuk pelaporan awal dan penjemputan korban. Sementara Berani Perdana akan difokuskan pada pendampingan korban setelah kejadian, termasuk pemantauan proses pemulihan trauma atau trauma healing.

“Salah satu layanan yang disiapkan berupa konsultasi psikologi secara daring. Melalui layanan tersebut, korban konflik sosial, bencana alam seperti gempa dan likuefaksi, maupun kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dapat berkonsultasi dengan psikolog klinis secara aman,” katanya, Senin (28/9/2026).

Selain pemulihan psikologis, kata dia, Berani Perdana juga menyediakan pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi.

Perempuan, termasuk kepala keluarga tunggal yang kehilangan mata pencaharian, dapat mengakses berbagai modul pelatihan seperti tata rias dan keterampilan lainnya melalui video serta dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Yudiawati menjelaskan, platform tersebut juga dilengkapi sistem pemantauan terintegrasi. Peserta pelatihan akan terdaftar secara resmi menggunakan data identitas dan alamat, sehingga perkembangan usaha, kendala yang dihadapi, serta kebutuhan pelatihan lanjutan seperti pemasaran digital dan pembuatan konten dapat terus dipantau dan didampingi.

“Berani Perdana ini bukan hanya untuk memberikan pelatihan, tetapi juga memastikan perempuan yang mengikuti program mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan, sampai mereka mampu mengembangkan usaha dan mandiri secara ekonomi,” terangnya.

DP3A Sulteng berencana meluncurkan Berani Perdana pada momentum Rapat Koordinasi (Rakor) atau bertepatan dengan peringatan Hari Ibu mendatang. Melalui inovasi tersebut, DP3A berharap perempuan dan anak di Sulawesi Tengah tidak hanya mendapatkan perlindungan dari kekerasan, tetapi juga memperoleh pendampingan psikologis dan pemberdayaan ekonomi agar dapat bangkit serta menjalani kehidupan secara lebih mandiri. UTM

Pos terkait