LERE, MERCUSUAR – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Datokarama Palu menggelar Workshop Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop) Tahun 2025–2029. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penyusunan arah dan target pengembangan fakultas selama lima tahun ke depan.
Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan FDKI, Murwahida Alimudin, S.Ag., M.A., mengatakan Renstra dan Renop diperlukan sebagai acuan dalam menentukan kebijakan dan program fakultas, terutama pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Workshop ini merupakan hal yang sangat penting. Berhasil atau tidaknya tujuan FDKI dalam lima tahun ke depan tergantung dari penyusunan strategi dan rencana kegiatan yang dibuat,” ujarnya.
Menurut Murwahida, pelaksanaan berbagai program FDKI harus mengacu pada rencana yang telah disusun. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan agar memiliki arah dan tujuan yang sama dalam mengembangkan fakultas.
Salah satu target yang menjadi perhatian FDKI adalah peningkatan jumlah mahasiswa baru. Saat ini, jumlah mahasiswa baru disebut telah mendekati 200 orang dan ditargetkan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Selain meningkatkan jumlah mahasiswa, FDKI menargetkan mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Target tersebut menjadi bagian dari perencanaan fakultas untuk mencegah mahasiswa menjalani masa studi terlalu lama.
“Yang paling utama juga bagaimana mahasiswa ini bisa selesai tepat waktu. Itu adalah hal yang sangat prinsip, jangan sampai ada mahasiswa yang lama studinya,” katanya.
FDKI juga menargetkan penguatan publikasi ilmiah melalui pengembangan jurnal sebagai wadah publikasi hasil penelitian, termasuk karya ilmiah mahasiswa. Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa juga diarahkan agar memberikan manfaat dan dampak yang lebih luas.
Murwahida berharap Renstra dan Renop dapat membuat seluruh proses pengembangan fakultas berjalan lebih terarah, terukur, dan tertata.
“Dengan adanya program dan rencana Renstra dan Renop ini, mahasiswa betul-betul bisa tertata lebih baik lagi dan terukur,” tuturnya. PPL






