LOLU SELATAN, MERCUSUAR – Memperingati usia ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), pemerintah provinsi menghadirkan Job Fair dalam rangkaian kegiatan Festival Semarak Sulteng Nambaso 2026. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membuka akses peluang kerja yang lebih luas, cepat, dan transparan bagi masyarakat.
Job Fair yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng tersebut, tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga menyediakan layanan terpadu, mulai dari informasi lowongan kerja, konsultasi karier, hingga fasilitasi pendaftaran kerja secara langsung melalui aplikasi SIPEKERJA, sebagai inovasi layanan ketenagakerjaan.
Kegiatan ini diikuti oleh 23 perusahaan, terdiri dari enam perusahaan yang berpartisipasi secara langsung (offline) dan 17 perusahaan secara daring (online). Tercatat sebanyak 104 lowongan kerja tersedia, dengan jumlah pencari kerja terdaftar mencapai 375 orang. Sementara itu, jumlah lamaran yang masuk melalui aplikasi SIPEKERJA mencapai 1.822 lamaran.
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menegaskan, pelaksanaan job fair ini memprioritaskan tenaga kerja lokal yang memiliki KTP Sulteng, dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan industri.
“Job fair ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah menuju Sulawesi Tengah yang maju dan berkelanjutan,” ujarnya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih, kepada seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng, Dony Budjang, menyampaikan beberapa harapan kepada perusahaan peserta. Ia mendorong agar perusahaan dapat memanfaatkan aplikasi SIPEKERJA secara optimal dalam proses rekrutmen tenaga kerja.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar proses penyaringan (screening) tenaga kerja tidak berlangsung terlalu lama, sehingga hasil rekrutmen dari job fair dapat segera ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada Disnakertrans.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam menekan angka pengangguran terbuka di Sulawesi Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. UTM






