Kemenag Bekali Pelajar Cegah Nikah Dini

  • Whatsapp

BIROBULI UTARA, MERCUSUAR  – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng melaksanakan bimbingan perkawinan usia dini.  Program itu dilaksanakan dalam rangka menyahuti program belajar rahasia nikah (Berkah) yang dicetuskan oleh Kemenag pusat.

Kegiatan itu dilaksanakan tiga hari, sejak Selasa  (17/4/2018) di salah satu hotel di Kota Palu. Pada  pertama peserta pelajar 90 orang, hari kedua mahasiswa 90 orang dan hari ketiga remaja Islam masjid (Risma) 90 orang.

Berita Terkait

Kepala Seksi Kepenghuluan dan Pemberdayaan Kantor Urusan Agama (KUA) bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Sulteng, H. Junaidin di sela-sela kegiatan menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap anak-anak usia pranikah.

Pilihan Redaksi :  Warga Pantoloan Diminta Menggarap Lahan Tidur

Kata dia,  fenomena yang terjadi saat ini adalah tingginya angka pernikahan yang umurnya tidak sesuai dengan undang-undang, yakni bagi laki-laki minimal 19 tahun dan perempuan 16 tahun. Seiring dengan hal tersebut juga terjadi peningkatan angka perceraian setiap tahunnya.  Hal itu menurutnya disebabkan oleh kurangnya kesiapan dalam membina rumah tangga.

“Ini yang kita coba bentengi, karena tingginya angka perceraian disebabkan oleh ketidak mapanan dalam berkeluarga karena masih di bawah umur. Mereka tidak memiliki kesiapan mental, kesiapan fisik dan pengetahuan berkeluarga,”katanya.

Sehingga, menurutnya program itu dilaksanakan untuk memberikan bimbingan kepada anak-anak usia pranikah. Untuk membuka wawasan mereka, bagaimana sesungguhnya pernikahan yang sah, tidak saja menurut syariah tapi juga menurut undang-undang.

Pilihan Redaksi :  Pj Sekdaprov Buka Sidang Tim PIPA

“Kita punya target bagaimana bisa menekan sebisa mungkin angka perceraian itu bisa menurun,” katanya.

Kegiatan itu juga menghadirkan Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Abdullah Kemma sebagai salah satu narasumber yang memberikan penjelasan secara detail terkait dengan kesehatan reproduksi.  “Kedepan kita akan melakukan kerjasama dengan BKKBN kaitannya dengan bimbingan perkawinan, demi menekan angka pernikahan dini sekaligus angka perceraian,”tandasnya. DAR

Baca Juga