Pasar Manonda Menuju Pasar Sehat

Kepala Disperdagin Kota Palu, Irmawati Alkaf, saat memberikan sosialisasi Pasar Sehat dan Penerapan Satu Harga Komoditas di Pasar Rakyat Manonda, Jumat (24/7/2026). FOTO: IST

BALAROA, MERCUSUAR – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Palu melaksanakan Sosialisasi Pasar Sehat dan Penerapan Satu Harga Komoditas di Pasar Rakyat Manonda. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat, sekaligus mendorong terciptanya harga komoditas yang lebih seragam dan kompetitif.

Sosialisasi yang dimoderatori Bidang Pasar Disperdagin Kota Palu tersebut, menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Dinas Kesehatan Kota Palu, Dinas Pertanian Kota Palu, Disperdagin Provinsi Sulawesi Tengah, serta melibatkan pedagang Pasar Manonda, distributor, Perum Bulog, dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

“Dalam kegiatan itu, peserta mendapat pembekalan mengenai konsep pasar sehat, mulai dari pentingnya menjaga kebersihan sarana dan prasarana pasar, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, pemilahan sampah, hingga tata cara pemotongan unggas yang sesuai ketentuan. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pedagang dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” kata Kepala Disperdagin Kota Palu, Irmawati Alkaf, Jumat (24/7/2026).

Disperdagin Kota Palu juga memaparkan rencana penerapan satu harga untuk sejumlah komoditas di pasar rakyat. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas arahan pimpinan daerah untuk mengurangi disparitas harga yang selama ini masih terjadi, baik antar pedagang maupun antar pasar di Kota Palu.

“Perbedaan harga yang cukup mencolok menjadi salah satu penyebab berkurangnya minat masyarakat berbelanja di pasar rakyat. Karena itu, pemerintah tengah menyusun rancangan peraturan mengenai penerapan satu harga komoditas guna menciptakan kepastian harga, meningkatkan daya saing pasar rakyat, serta memberikan perlindungan bagi konsumen maupun pelaku usaha,” terangnya.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Palu berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, pedagang, distributor, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pasar rakyat yang sehat, tertib, serta memiliki sistem perdagangan yang lebih adil. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk kembali menjadikan pasar rakyat sebagai pilihan utama berbelanja. UTM

Pos terkait