TANAMODINDI, MERCUSUAR – Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmennya dalam pemenuhan hak anak melalui peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi Komunitas Belajar Gugus Nareme Wilayah II Palu Timur-Mantikulore itu menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh elemen dalam mewujudkan Kota Palu sebagai kota yang ramah anak.
Staf Ahli Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Setda Kota Palu, Moh. Fahri yang mewakili Wali Kota Palu menyampaikan, anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijamin hak-haknya serta didukung tumbuh kembangnya secara optimal. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
“Kami juga mengapresiasi peran Komunitas Belajar Gugus Nareme yang selama ini aktif mendorong semangat belajar, kreativitas, dan kepedulian terhadap anak-anak di wilayah Palu Timur dan Mantikulore. Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan yang ramah anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan sekolah, orang tua, dan komunitas,” katanya, Jumat (24/7/2026).
Ia menegaskan, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar anak-anak Kota Palu dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan karakter. Pemerintah Kota Palu, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung pemenuhan hak anak melalui peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan ruang bermain yang layak dan aman.
Peringatan Hari Anak Nasional diawali dengan jalan santai mengelilingi kawasan Kantor Wali Kota Palu, kemudian dilanjutkan senam bersama yang diikuti ratusan anak, guru, dan orang tua. Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026 ini, Pemerintah Kota Palu berharap kesadaran seluruh masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak semakin meningkat. Semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan Kota Palu sebagai kota layak anak, tempat setiap anak dapat tumbuh sehat, cerdas, ceria, dan berkarakter. UTM






