Satpol PP dan TNI-Polri Razia Sajam di Jembatan Lalove

Satpol PP Kota Palu bersama tim gabungan TNI dan Polri saat melaksanakan razia sajam di kawasan Jembatan Lalov, Kamis (5/11/2026). FOTO: IST

NUNU, MERCUSUAR — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palu bersama tim gabungan TNI dan Polri memperketat pengamanan di kawasan Jembatan Lalove. Pengamanan tersebut dilakukan melalui razia senjata tajam (sajam) terhadap pengendara yang melintasi kawasan tersebut.

Operasi yang dimulai pukul 16.30 WITA itu menyasar seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Petugas melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, senjata rakitan, maupun benda berbahaya lainnya.

Sekretaris Satpol PP Kota Palu, Irsan Sidjo, mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan pascakonflik antara warga Kelurahan Lolu Utara dan Kelurahan Nunu yang terjadi belum lama ini.

“Selain merazia sajam, petugas juga memeriksa keberadaan senjata rakitan atau benda lainnya. Hal ini terkait konflik antara warga Kelurahan Lolu Utara dan warga Kelurahan Nunu yang terjadi belum lama ini,” katanya, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut personel Satpol PP memberikan dukungan kepada pihak kepolisian yang memiliki kewenangan utama dalam melakukan penindakan hukum di jalan raya. Sinergi aparat gabungan ini diharapkan dapat mencegah potensi bentrokan susulan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Irsan mengatakan, kehadirannya di lokasi juga untuk memantau dan mengontrol personel Satpol PP yang terlibat dalam kegiatan pengamanan tersebut.

“Kami mengontrol anggota Satpol PP dalam rangka pengamanan di lokasi ini. Kita berharap semoga situasi ini secepatnya bisa kembali kondusif,” katanya.

Melalui operasi gabungan tersebut, aparat berharap situasi keamanan di kawasan Jembatan Lalove dan sekitarnya tetap terjaga, sekaligus mencegah masuknya senjata maupun benda berbahaya yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. UTM

Pos terkait