PARIGI MOUTONG – Patriot Lalap FC keluar sebagai juara Turnamen Berani Cup Gio 2026 setelah menaklukkan SDN Vaname FC dengan skor 2-1 pada partai final yang berlangsung di Lapangan Harimau Sakti, Desa Gio, Kecamatan Moutong, Kamis (6/8/2026).
Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan kedua Patriot Lalap atas SDN Vaname pada turnamen tersebut. Pada pertemuan sebelumnya di fase penyisihan, Patriot juga berhasil menang dengan skor 3-2.

Partai final berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. SDN Vaname yang diperkuat pemain-pemain berpengalaman seperti Ryan Rifaldi, Adrian Sunusi, Damar, Ichwamsyah, Firmansyah, M. Syahril, hingga Romy Araba tampil menekan. Namun justru Patriot Lalap yang lebih dulu membuka keunggulan.
Gol pertama lahir pada awal babak pertama. Berawal dari umpan matang Junaid dari sisi lapangan, Faldhi Bucek berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola ke dalam gawang SDN Vaname. Patriot Lalap memimpin 1-0.
Menjelang turun minum, SDN Vaname mampu menyamakan kedudukan. Romy Araba mencetak gol melalui sundulan setelah memanfaatkan bola dari situasi serangan, sehingga babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, SDN Vaname terus meningkatkan tekanan demi membalikkan keadaan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun lini pertahanan Patriot Lalap tampil disiplin dalam menghalau setiap ancaman.
Di tengah gempuran lawan, Patriot Lalap justru kembali menghukum SDN Vaname melalui skema serangan yang hampir serupa dengan gol pertama. Umpan Junaid ke tiang jauh memicu kemelut di depan gawang. Bola liar kemudian disambar kapten Patriot Lalap Zulkarnain menjadi gol yang membawa timnya kembali unggul 2-1 pada pertengahan babak kedua.
Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Patriot Lalap FC pun berhak mengangkat trofi juara Berani Cup Gio 2026 dan raih bonus Rp 20 juta.
Keberhasilan Patriot Lalap terasa semakin istimewa karena beberapa pemainnya tampil dalam kondisi kelelahan. Sehari sebelumnya, empat pemain inti mereka baru saja bermain penuh pada laga final turnamen di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai. Keempat pemain tersebut adalah penjaga gawang Nur Alim, Zulkarnain, Alan Papaya, dan Wandi.
Pelatih Patriot Lalap, Sony Yusuf, mengaku bangga dengan semangat juang para pemainnya yang mampu mengatasi kelelahan dan tekanan sepanjang pertandingan.
“Saya sangat bersyukur atas perjuangan seluruh pemain. Mereka menunjukkan mental juara dan tidak menyerah meski kondisi fisik beberapa pemain belum pulih sepenuhnya. Terima kasih kepada Pemerintah Desa Lalap dan seluruh masyarakat yang terus memberikan dukungan. Gelar ini adalah milik kita semua,” ujar Sony Yusuf usai laga. CLG







