PALU, MERCUSUAR -Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Sulawesi Tengah sukses mencuri perhatian pada ajang Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior 2026 setelah menembus lima besar nasional dengan raihan 20 medali. Prestasi itu diraih dalam kejuaraan yang berlangsung di GOR Serbaguna Stadion Kadrie Oening pada 23–26 April 2026.
Dari total 31 provinsi peserta, kontingen Taekwondo Indonesia Sulawesi Tengah mengoleksi 2 medali emas, 6 perak, dan 12 perunggu. Hasil tersebut menempatkan Sulteng di posisi lima besar nasional, di bawah Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan tuan rumah Kalimantan Timur.
Dua medali emas masing-masing dipersembahkan oleh Dzakwan Alif di kategori cadet putra dan Siti Juliarti di kategori cadet putri.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sulteng, Dody Triwinarto melalui Sekretaris Umum Budi Yuwono mengatakan, hasil Kejurnas tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus gambaran potensi atlet muda Sulteng untuk menghadapi agenda nasional berikutnya.
Menurut Budi, sejumlah atlet yang tampil di Kejurnas akan diproyeksikan menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional serta dipersiapkan menghadapi kualifikasi Pekan Olahraga Nasional 2028.
Ia juga menyebut atlet peraih emas, Siti Juliarti, mulai dipersiapkan naik ke kategori senior sebagai bagian dari program jangka panjang menuju PON 2028. Sementara itu, atlet senior Siti Maharani tidak diturunkan pada Kejurnas Junior tahun ini.
“Untuk putri, Siti Juliarti akan masuk persiapan PON 2028,” ujar Budi Yuwono.
Para atlet yang berhasil meraih medali pada Kejurnas kali ini berpeluang masuk program pemusatan latihan daerah (Puslatda) yang disiapkan KONI Sulawesi Tengah sebagai bagian dari pembinaan atlet jangka panjang bersama atlet senior lainnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Sulteng untuk terus berkembang dan memperkuat posisi daerah di level taekwondo nasional. */CLG
TI Sulteng Ranking Lima Besar di Kejurnas Cadet dan Junior






