BESUSU BARAT, MERCUSUAR – SMP Negeri 15 Palu membenahi 17 titik sarana dan prasarana (sarpras) sekolah, untuk mendukung lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman. Pekerjaan yang dimulai sejak Agustus itu ditargetkan rampung pada November 2026.
Kepala SMPN 15 Palu, Hilmi mengatakan, pembenahan meliputi rehabilitasi 11 ruang kelas, satu laboratorium komputer, empat toilet siswa, serta penataan lingkungan sekolah.
“Progres pekerjaan secara keseluruhan sudah mendekati 30 persen. Tim bekerja simultan sehingga beberapa titik dapat dikerjakan secara bersamaan,” kata Hilmi, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, pengerjaan dilakukan dengan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) dan dikoordinasikan bersama Panitia Pembangunan Sekolah (P2S), tim teknis, serta tim fasilitator. Evaluasi progres juga dilakukan secara berkala untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Untuk penataan lingkungan, sekolah mengalihkan rencana penggunaan anggaran pemagaran menjadi pemasangan paving block. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran sekaligus kebutuhan penataan lingkungan sekolah.
Hilmi menegaskan, setiap perubahan pekerjaan tetap harus memenuhi ketentuan administrasi, termasuk melalui adendum jika diperlukan. Hal itu dinilai penting untuk memastikan penggunaan anggaran dan hasil pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia berharap pembenahan sarpras berdampak langsung terhadap kenyamanan pembelajaran sekaligus meningkatkan motivasi guru dan siswa.
“Ketika sekolah memiliki sarana pendukung yang memadai, tentu ada perubahan mindset serta dorongan semangat bagi guru dan siswa,” ujarnya. UTM






