SIGI, MERCUSUAR – BMKG Sulteng Bidang Geofisika Kelas 1 Palu membuka sekolah lapang gempa bumi di Sigi, di Aula Kantor Bupati Sigi, Selasa (1/9/2026).
Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Palu, Djati Cipto Kuncoro mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu program prioritas nasional dari BMKG.
“Sekolah lapang gempa bumi ini bukan yang pertama kali di Sulteng, sudah pernah dilaksanakan beberapa kali di Kota Palu, Morowali dan Poso,” kata Djati.
Tujuan kegiatan tersebut, lanjut Djati, adalah untuk mengedukasi masyarakat. Apalagi, kata dia, Sigi beberapa waktu lalu, pada 16 Juni 2026, terdampak gempa bumi.
Ia berharap, peserta dapat menjadi duta atau agen perubahan setelah mengikuti kegiatan sehari tersebut.
“Adapun rangkaian sekolah lapang gempa ini, kami juga melakukan kegiatan BMKG go to school, mendatangi beberapa sekolah,” imbuh Djati.
Dalam kunjungan di sekolah, pihak BMKG memberikan edukasi terkait gempa bumi. Harapannya, pada murid dapat menjadi agen perubahan bagi keluarga masing-masing.
“Anak bisa bicara tentang gempa bumi, sehingga akan menjadi duta keselamatan di keluarga,” lanjut Djati. AJI






