SIGI, MERCUSUAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi, Candra Sunusi melaksanakan kegiatan reses di Desa Karawana dan Kaleke, Kecamatan Dolo, Selasa (18/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, salah satu aspirasi yang disampaikan warga adalah pembangunan dan penataan makam tokoh perjuangan yang berada di Dusun III, termasuk pemasangan papan informasi/nama, serta pemasangan paling pada lokasi makam.
Usulan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga situs sejarah, serta mengenalkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.
Saat reses di Desa Kaleke, masyarakat juga mengusulkan perbaikan plafon Posyandu Dusun III. Menurut warga, perbaikan fasilitas untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran pelayanan Posyandu kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan usulan pengadaan pakaian adat bagi tokoh adat Desa Kaleke, yang dapat digunakan dalam berbagai kegiatan adat, budaya, maupun kegiatan resmi masyarakat, sekaligus memperkuat pelestarian nilai-nilai budaya dan identitas masyarakat setempat.
Candra menyampaikan reses merupakan bagian penting dari pelaksanaan fungsi representasi DPRD untuk mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Semua usulan akan kami catat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan, prioritas pembangunan, serta kemampuan keuangan daerah,” ujar Candra.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus memberikan perhatian terhadap pelestarian sejarah, kebudayaan, pelayanan kesehatan, dan penguatan identitas masyarakat.
Menurutnya, keberadaan makam tokoh perjuangan merupakan bagian dari sejarah daerah yang perlu dirawat dan ditata dengan baik. Demikian pula keberadaan tokoh adat dan kegiatan kebudayaan perlu mendapat perhatian agar nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Sementara perbaikan sarana Posyandu, menurutnya, menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhatikan, karena berkaitan langsung dengan pelayanan dasar kepada masyarakat. */AJI







