SIGI, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menggelar rapat bersama Camat Palolo dan Nokilalaki, serta beberapa Kades di dua kecamatan tersebut, di ruang rapat Sekkab Sigi, Kamis (3/9/2026).
Rapat tersebut dalam rangka membahas terkait usulan bantuan lanjutan terdampak bencana gempa bumi, yang akan disampaikan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sigi, Nuim Hayat menegaskan data terkait dampak gempa bumi yang terjadi pada pertengahan Juni 2026 lalu harus lengkap, sebelum usulan bantuan lanjutan disampaikan.
“Untuk itu, terkait data rumah rusak berat, sedang dan ringan akan diverifikasi kembali dari setiap desa yang terdampak bencana gempa,” tegas Nuim.
“Selain melakukan verifikasi data rumah rusak, kami juga melakukan pendataan kepada warga untuk diusulkan dalam penerimaan Jaminan Hidup (Jadup),” imbuhnya.
Nuim juga menekankan, setiap warga yang didata harus menyertakan Kartu Keluarga (KK).
“Adapun penerimaan jadup kami data per KK dan jiwa, nanti dari kementerian yang tentukan,” sambungnya.
Ia berharap, bantuan penerima jadup bukan hanya untuk warga yang rumahnya rusak berat, namun juga untuk warga yang rumahnya rusak sedang dan ringan.
Nuim meminta pelaksanaan verifikasi data sarana prasarana dipercepat, serta setiap data yang akan diusulkan harus disertai dokumentasi atau foto.
“Dalam verifikasi data, diharapkan kades dapat membantu petugas, apabila diminta keterangan maupun data yang kurang lengkap,” pungkasnya. AJI






