Baznas Sulteng Bantu Masyarakat Duafa Khitan Gratis

Ketua Baznas Sulawesi Tengah, Hatamuddin Tamrin saat memantau pelaksanaan khitan gratis bagi masyarakat kurang mampu, Selasa (12/6/2026). FOTO: RUSTAM/MS

BESUSU BARAT, MERCUSUAR – Badan Amil Zakat Nasional Sulawesi Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kurang mampu atau Duafa melalui kegiatan khitan massal gratis yang dilaksanakan di Aula Kantor ESDM Sulawesi Tengah, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 anak yang berasal dari Palu maupun sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah. Para peserta tampak datang sejak pagi didampingi orang tua masing-masing. Suasana antrean terlihat di lokasi kegiatan. Panitia memberlakukan sistem bergiliran, di mana lima anak masuk secara bersamaan ke ruang khitan untuk menjalani proses sunat.
Usai menjalani khitan, para peserta menerima amplop santunan serta makanan yang telah disiapkan oleh Baznas Sulteng.
Ketua Baznas Sulawesi Tengah, Hatamuddin Tamrin, mengatakan program tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Khitan massal ini kami lakukan bagi anak-anak yang orang tuanya kurang mampu. Yang mendaftar awalnya sekitar 100 orang, tetapi yang datang mungkin sekitar 70 orang,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Dan inilah kepedulian Baznas kepada masyarakat. Sebagaimana Baznas menerima zakat, sedekah, dan infak dari muzakki, kemudian disalurkan kepada yang berhak menerimanya,” katanya.
Ia menjelaskan, khitan massal tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan Rumah Sehat Baznas dan seluruh layanan diberikan secara gratis kepada peserta.
“Kami bekerja sama dengan Rumah Sehat Baznas, dan semua ini gratis. Pesertanya juga ada yang berasal dari kabupaten dan kota,” jelasnya.
Hatamuddin menambahkan, program khitan massal gratis tersebut direncanakan menjadi agenda rutin Badan Amil Zakat Nasional Sulawesi Tengah setiap tahun sebagai bentuk pelayanan sosial kepada masyarakat. UTM

Pos terkait