SIGI, MERCUSUAR – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) turut meramaikan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulteng melalui pameran dan pasar rakyat, di RTH Taman Likuefaksi Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Sabtu (6/6/2026).
Sekretaris Dekranasda Provinsi Sulteng, Lilis Suryani Willah dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyatakan pameran dalam rangka MTQ merupakan program rutin Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng yang melibatkan Dekranasda kabupaten dan kota se-Sulteng.
Menurutnya, pameran menjadi bukti kolaborasi antara kegiatan religius dengan pengembangan sektor kerajinan daerah. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan dan pemerhati kerajinan diajak untuk bersinergi dalam mendorong kemajuan industri kerajinan di Sulteng.
Lilis juga menilai, perkembangan industri kerajinan di Sulteng saat ini menunjukkan tren yang positif. Berbagai produk kerajinan dengan bentuk dan corak yang beragam terus bermunculan, didukung oleh perkembangan teknologi dan pemanfaatan platform digital.
“Kondisi ini tidak terlepas dari kemajuan teknologi berbasis digital,” ujarnya.
Selain itu, ia menyebut esensi dari penyelenggaraan pameran adalah sebagai bagian dari upaya pembinaan terhadap pelaku industri kerajinan, yang dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota.
“Saya berharap hasil produk kerajinan yang dipamerkan saat ini dapat dikurasi dengan baik, sehingga layak dan memungkinkan untuk dibawa pada ajang pameran berskala nasional bahkan internasional,” pungkasnya. AJI






